Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PERIKHSA Gelar Lomba Keterampilan Penggunaan Senpi Beladiri Juli 2025 di Bali
Jumat, 18 April 2025 14:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - DPP Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri Indonesia (PERIKHSA) akan menyelenggarakan Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri pada 25-27 Juli 2025 di Bali. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana penting untuk meningkatkan keterampilan, kesadaran keamanan, dan solidaritas antar anggota PERIKHSA serta pemegang Izin Khusus Senjata Api Beladiri (IKHSA) di seluruh Indonesia.
Ketua Umum DPP PERIKHSA Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerangkan, dengan menggabungkan unsur kompetisi dan edukasi, lomba asah keterampilan ini bukan hanya bertujuan untuk mengasah kemampuan individu. Tetapi juga untuk membangun komunitas yang solid dan profesional di bidang penggunaan senjata api.
Baca juga : PKB Soal Bukber Jokowi-Prabowo: Kesinambungan Penting, Tapi Punya Gaya Sendiri
"Dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus meningkat, kegiatan semacam ini menjadi semakin penting dan relevan," ujar Bamsoet, usai menerima Pengurus DPP PERIKHSA di Jakarta, Jumat (18/4/2025). Hadir antara lain Dewan Penasehat Yorrys Raweyai, Ketua Harian DPP PERIKHSA Eko Budianto dan Humas DPP PERIKHSA Charles Wicaksana.
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, lomba asah keterampilan ini terbagi menjadi delapan stage. Antara lain, cafe defence, motorcycle defence, home defence. vehicle robbery, ATM defence, office defence, buddy system dan vehicle defence. Dirancang untuk menciptakan situasi nyata yang dapat dihadapi oleh pengguna senjata api beladiri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, para peserta tidak hanya menguji keterampilan teknis dalam menggunakan senjata api, tetapi juga berlatih menghadapi skenario berisiko tinggi dengan cara yang aman dan terstruktur.
Baca juga : Pertamina International Shipping Raih Penghargaan IFN Deal of The Year 2024
Tingkat kejahatan di Indonesia, khususnya terkait perampokan dan serangan di tempat umum, menunjukkan kecenderungan meningkat. Menurut data Polri, angka kejahatan muncul dengan frekuensi yang lebih tinggi di area publik.
"Dalam konteks ini, keterampilan penggunaan senjata api yang terlatih menjadikan pemegang senjata api beladiri tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai partisipan aktif dalam menjaga keamanan personal dan komunitas," kata Bamsoet.
Baca juga : Pelita Air Raih Dua Penghargaan Bergengsi Di Anugerah BUMN 2025
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, kompetisi ini juga menegaskan komitmen PERIKHSA terhadap profesionalisme. Dengan mengedepankan aspek tanggungjawab dalam penggunaan senjata api, PERIKHSA mengedukasi anggotanya tentang pentingnya pemahaman hukum dan etika penggunaan senjata.
Dalam beberapa tahun terakhir, kasus penyalahgunaan senjata api oleh individu tidak bertanggungjawab telah menimbulkan stigma negatif terhadap pemegang senjata api. "Melalui lomba ini, PERIKHSA berupaya untuk membuktikan bahwa komunitas pemegang senjata api beladiri dapat menggunakan senjata api dengan aman, bertanggungjawab, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya