Dark/Light Mode

Pecah Rekor Penumpang! Kereta Makassar–Parepare Laris Manis Di Libur Paskah

Senin, 21 April 2025 12:39 WIB
Kereta Api (KA) Perintis Makassar–Parepare. Foto: PT KAI
Kereta Api (KA) Perintis Makassar–Parepare. Foto: PT KAI

RM.id  Rakyat Merdeka - Kereta Api (KA) Perintis MakassarParepare menjadi pilihan utama masyarakat Sulawesi Selatan selama libur panjang Paskah 2025. Dalam periode tiga hari, 18 hingga 20 April, tercatat sebanyak 3.851 pelanggan menggunakan layanan ini, melonjak tajam dibandingkan rata-rata harian sekitar 350 pelanggan.

“Antusiasme ini adalah sinyal kuat bahwa masyarakat Sulawesi Selatan semakin percaya dan nyaman menggunakan transportasi kereta api. Kami sangat mengapresiasi dukungan luar biasa dari pelanggan,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

Berdasarkan data KAI, jumlah pelanggan mencapai 1.257 orang pada 18 April, 1.181 orang pada 19 April, dan 1.413 orang pada 20 April. Peningkatan signifikan ini mencerminkan bahwa KA Perintis tidak lagi sekadar moda transportasi alternatif, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup dan pilihan utama mobilitas masyarakat.

Baca juga : Berkat Pemberdayaan BRI, Warung Legendaris Di Pasar Beringharjo Ini Laris Manis Saat Libur Lebaran

Salah satu faktor yang mendorong tingginya animo adalah keunggulan jalur yang ditawarkan KA Makassar–Parepare. Selain menghubungkan berbagai kota penting, perjalanan dengan kereta ini juga menyuguhkan lanskap alam Sulawesi Selatan yang memesona serta keunikan budaya lokal yang kaya.

Di sepanjang rute, pelanggan dapat menikmati keindahan destinasi unggulan seperti Kampoeng Karst Rammang-Rammang, Wisata Alam Mangambang, dan Taman Purbakala Sumpang Bita. Tak ketinggalan, panorama Tonasa Park, Pantai Tak Berombak di Maros, Danau Hijau Balocci di Pangkep, hingga pesona Wisata Alam Lappa Laona di Barru memperkaya pengalaman perjalanan.

“Kereta ini tidak hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga jembatan wisata dan ekonomi. Masyarakat kini punya akses lebih luas untuk menjelajahi keindahan daerahnya sendiri,” kata Anne.

Baca juga : Sampai H-1 Lebaran, Lonjakan Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 170 Ribu Tiket

Ia menambahkan, sektor usaha kecil seperti UMKM, kuliner lokal, hingga penginapan turut merasakan dampak positif dari lonjakan jumlah wisatawan selama masa libur. Aktivitas ekonomi di sekitar stasiun maupun objek wisata mengalami peningkatan yang signifikan, memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan lokal.

Kehadiran KA Makassar–Parepare juga memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan, membuka peluang baru bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kawasan Timur Indonesia. Sebagai kereta api pertama dan satu-satunya di Sulawesi, jalur ini menjadi tonggak bersejarah dalam pembangunan perkeretaapian nasional.

KAI berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan KA Perintis ini. Mulai dari peningkatan fasilitas, ketepatan jadwal, pelayanan petugas, hingga kemudahan akses informasi melalui kanal digital terus diperkuat. Upaya ini merupakan bagian dari misi KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Pengembangan Dan Pelestarian Seni Ukir Jepara Harus Dilakukan Bersama

“Kami percaya bahwa kereta api bukan hanya tentang perjalanan, tetapi tentang pengalaman. Dan pengalaman yang kami hadirkan adalah pengalaman yang menyatukan antara kota, antara manusia, antara budaya, dan antara alam,” tutup Anne.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.