Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
BMKG: Gempa Darat M3,9 Sukabumi Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
Kamis, 24 April 2025 11:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan penjelasan soal gempa tektonik bermagnitudo 3,9 yang menggetarkan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (24/11/2025) pukul 10.48.13 WIB.
Pusat gempa terletak pada koordinat 6.89 LS dan 106.44 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km arah barat laut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 5 km.
Baca juga : Info BMKG: Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 di Bantul DIY Akibat Sesar Aktif
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto, Kamis (24/4/2025).
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa M3,9 Sukabumi dirasakan di wilayah Cisolok dengan skala intensitas III - IV MMI. Dalam skala III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sementara pada gempa berskala IV MMI, jika terjadi pada siang hari, getarannya dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Di luar rumah, getarannya dirasakan oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Baca juga : Mas Pram, Ditunggu Mas Wamendagri
Di Pelabuhan Ratu dan Bayah, gempa terasa dalam skala intensitas ||I MMI. Namun hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.
Hingga pukul 11.04 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
Baca juga : Gempa Darat M3,1 Guncang Kabupaten Sukabumi, Kedalaman 7 Km
"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Hartanto.
Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,(Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://bbmkg2.bmkg.go.id/atau http:// www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya