Dark/Light Mode

Wakil Bupati Belitung: PKG Sukses Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Kamis, 24 April 2025 13:02 WIB
Pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Belitung. (Foto: Dok. Pemkab Belitung)
Pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Belitung. (Foto: Dok. Pemkab Belitung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Bupati Belitung Syamsir memandang bahwa program unggulan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) telah sukses meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di daerahnya. Untuk itu, Syamsir mengajak masyarakat agar memanfaatkan program PKG untuk mendeteksi lebih awal berbagai penyakit di dalam tubuh.

"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan program PKG ini minimal sekali dalam setahun," kata Syamsir, dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).

Menurutnya, PKG bertujuan memberikan akses layanan kesehatan yang lebih merata, terutama bagi masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena faktor ekonomi atau geografis. 

"Kami harapkan, masyarakat Belitung khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya, benar-benar memanfaatkan program tersebut minimal sekali dalam setahun," ujarnya.

Ia menambahkan, hal ini menjadi langkah penting guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Belitung sangat mendukung program PKG ini.

Baca juga : Wakil PM Malaysia Sowan Ke Indonesia Golkan Misi Kerja Sama Ekonomi & Masyarakat

Syamsir menambahkan, dengan pemeriksaan kesehatan rutin, masyarakat dapat mendeteksi dini berbagai penyakit yang berpotensi membahayakan. Masyarakat juga mendapatkan pengobatan lebih cepat untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. 

Sampai saat ini, pemanfaatan program PKG di Belitung sudah berjalan cukup baik. "Masyarakat Belitung sangat terbantu akan adanya program PKG ini demi kesehatan dan kesejahteraan bersama," bebernya.

Masyarakat Semakin Banyak Mendaftar

Sejak resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten Belitung pada 19 Februari 2025, PKG mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat. Program ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan semakin banyak masyarakat yang mendaftar.

Syamsir mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Belitung, jumlah sasaran keseluruhan program PKG sebanyak 189.389 orang. Sampai 23 April 2025, jumlah masyarakat yang sudah mendaftar sebanyak 1.074 orang dan yang telah hadir memeriksakan kesehatan lewat PKG sebanyak 822 orang.

Program PKG dilaksanakan di sembilan Puskesmas yang tersebar di lima Kecamatan yakni Puskesmas Tanjungpandan (daftar 217 orang, hadir 171 orang), Puskesmas Air Saga (daftar 38 orang hadir 19 orang), Puskesmas Perawas (daftar 34 orang, hadir 15 orang), Puskesmas Badau (Daftar 400 orang, hadir 377 orang), Puskesmas Sijuk (Daftar 54 orang, hadir 39 orang), Puskesmas Tanjung Binga (daftar 170 orang, hadir 77 orang), Puskesmas Membalong (daftar 11 orang, hadir 10 orang), Puskesmas Selat Nasik (daftar 135 orang, hadir 108 orang), dan Puskemas Simpang Rusa (daftar 15 orang, hadir enam orang).

Baca juga : 7 Fakta Menarik di Balik Suksesnya Soetta dan Ngurah Rai Sabet Awards Skytrax

"Program PKG ini sangat bagus untuk mengetahui lebih dini penyakit yang diderita sehingga dapat diobati lebih cepat dan mudah untuk disembuhkan," paparnya.

Syamsir terus mendorong Dinas Kesehatan Belitung mensosialisasikan dan mempromosikan program PKG ini kepada masyarakat. "Memang perlu sosialisasi dan promosi sehingga masyarakat akan lebih banyak mengetahui dan memanfaatkan program PKG ini," ujarnya.

PKG Bermanfaat Bagi Lansia 

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Belitung Achmad Hamzah menilai, PKG sangat bermanfaat bagi para lansia untuk memeriksakan kesehatan di usia senja mereka. Oleh karena itu, Achmad Hamzah mendorong masyarakat dapat memanfaatkan program PKG ini.

"Saya menilai program ini tentunya sangat luar biasa, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mereka dan mengetahui risiko penyakit sedini mungkin," tandasnya.

Ia juga berpesan kepada para petugas kesehatan di Puskesmas atau Puskesmas Pembantu (Pustu) dapat melayani masyarakat yang ingin mengikuti program PKG dengan pelayanan yang baik dan penuh keramahan. "Kami berharap petugas sudah siap melayani masyarakat guna menuju Indonesia sehat dan pada 2045 akan sampai pada Indonesia Emas," ucap Achmad Hamzah.

Jemput Bola

Baca juga : Silaturahmi Dasco dan Elite PKS, Terlihat Hangat dan Sangat Erat

Kepala Puskesmas Badau, Kabupaten Belitung dr. Jubel TH Gultom mengatakan, guna meningkatkan realisasi capaian program PKG di Belitung pihaknya melakukan jemput alias turun langsung ke desa-desa. Salah satunya adalah turun ke Puskesmas Pembantu di Desa Pegantungan. "Kami jemput bola atau turun langsung ke lapangan karena Desa Pegantungan ini jaraknya jauh ke Puskemas Badau sekitar 50 kilometer," terangnya.

Aksi jemput bola ini berhasil menempatkan Puskemas Badau di posisi teratas realisasi capaian program PKG per 23 April 2025 yakni 400 orang yang mendaftar dan 377 orang (94,25 persen) telah hadir memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

"Kami terus mengimbau warga untuk memanfaatkan program ini sebagai salah satu upaya kita untuk mengidentifikasi ataupun melihat potensi risiko penyakit. Supaya kita bisa mengidentifikasi apabila ditemukan penyakit tertentu," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.