Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Pengusaha Minta Jatah Proyek Rp 5 Triliun
Polda Banten Tetapkan 3 Tersangka Pemerasan
Minggu, 18 Mei 2025 07:15 WIB
Sebelumnya
“Kami menyayangkan tindakan pengurus Kadin Cilegon dan mendukung langkah hukum yang diambil Polda Banten,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).
Anindya menyampaikan, secara internal Kadin sudah mengambil tindakan tegas berupa penonaktifan pengurus Kadin Cilegon yang terlibat. Dia menyesalkan akan peristiwa yang terjadi pada hari Jumat, 9 Mei 2025 ketika ketiga tersangka mendatangi kantor PT CE, kontraktor utama pembangunan CAA.
Apalagi saat diskusi tengah berlangsung terjadi momen yang terkesan intimidatif dan dugaan pemalakan.
Baca juga : Pemerintah Gercep Sikat Pengganggu Iklim Investasi
“Kadin menyesalkan peristiwa itu karena sudah menyebabkan kegaduhan yang tidak perlu,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mendukung langkah Polda Banten untuk mengusut dugaan pemalakan atau permintaan jatah proyek senilai Rp 5 triliun yang dilakukan oknum Kadin Cilegon.
Dia menerangkan, Pemerintah Pusat menyerahkan kepada Pemerintah Daerah setempat untuk berkoordinasi dengan pihak pengusaha daerah dengan investor berkaitan dengan kontribusi investasi.
Baca juga : Sektor Tambang Target Serangan Siber Global
“Kita memang menyesali terhadap kejadian yang terjadi dan itu nanti kita serahkan kepada aparat penegak hukum. Dalam hal ini nanti Polda Banten yang akan turun memeriksa. Hasilnya kami serahkan kepada aparat hukum,” kata Todotua.
Untuk diketahui, sebuah video menjadi viral lantaran memperlihatkan sejumlah pria yang mengatasnamakan diri sebagai perwakilan Kadin Cilegon tengah bersitegang dengan pihak PT CE, kontraktor pembangunan asal China yang ditunjuk PT CAA.
Mereka mendesak agar sebagian pengerjaan proyek besar di wilayah tersebut diberikan langsung kepada mereka tanpa melalui proses lelang resmi.
Baca juga : Normalisasi Ciliwung Bisa Kurangi Banjir 40 Persen
Tampak dalam video, merekaramai-ramai mendatangi kawasan industri Krakatau Steel di Cilegon dengan menggunakan seragam putih dan helm proyek.
Dalam diskusi dalam sebuah ruangan, situasi sempat memanas setelah salah satu pihak yang meminta proyek menggebrak meja. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya