Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
JAM Intel Kejagung Raih Gelar Kehormatan Grand Master Markas Taekwondo Dunia
Jumat, 23 Mei 2025 22:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung Reda Manthovani mendapat anugerah gelar kehormatan Grand Master Taekwondo (The Honorary 6th Dan) dari Kukkiwon, Markas Taekwondo Dunia.
Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Reda Manthovani dalam pengembangan dan promosi olahraga taekwondo, khususnya untuk komunitas disabilitas di Indonesia.
"Saya senang sekali bisa berkunjung pada hari ini, bertemu dengan bapak ibu semua. Saya mendapatkan penghargaan ini, sehingga menjadi motivasi saya untuk mengembangkan Taekwondo di Indonesia," kata Reda, dalam keterangannya, Jumat (23/5/2025).
Baca juga : BI DKI Kembali Gelar Jakarta Kreatif Festival 2025 Di Gandaria City 4-8 Juni
Reda mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kukkiwon yang telah memberikan kesempatan memperoleh gelar kehormatan tersebut.
"Semoga semangat Taekwondo terus menginspirasi dan menyatukan kita semua," ungkapnya.
Adapun perjalanan Reda Manthovani di dunia taekwondo memang bukan hal baru. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat mencintai olahraga bela diri asal Korea tersebut.
Baca juga : JAM Intel Kejagung Pecahkan Rekor MURI Sebagai Motor Gerakan Inklusi
Ketertarikannya pada taekwondo sudah dimulai sejak duduk di bangku SMA. Kecintaannya itu kemudian berlanjut hingga Reda Mathovani menorehkan prestasi gemilang sebagai atlet terbaik dalam kejuaraan nasional antarperguruan tinggi pada tahun 1990.
Pengalaman sebagai atlet tentu membentuk pemahaman mendalamnya tentang filosofi dan semangat taekwondo. Tidak hanya aktif sebagai praktisi, Reda juga menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan taekwondo di tingkat akar rumput.
Belum lama ini Reda juga sukses menggelar turnamen Exhibition Para Taekwondo “KYORUGI & POOMSAE” dengan tajuk Prof. Reda Manthovani Cup 2025.
Baca juga : Kemenkes & SnackVideo Gelar Cek Kesehatan Gratis Berbasis Komunitas
Acara yang sukses diselenggarakan pada 9 dan 10 Januari 2025 ini menunjukkan perhatian Reda pada inklusivitas dan pengembangan taekwondo bagi semua kalangan, khususnya bagi para atlet disabilitas.
Gelar Master Kehormatan dari Kukkiwon ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Reda Manthovani, tetapi juga sebuah pengakuan global bagi dedikasi dan kerja kerasnya dalam memajukan taekwondo di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya