Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Keluarga Prabowo Minta Tunda Gelar Pahlawan untuk Kakeknya, Raden Mas Margono
Sabtu, 12 April 2025 08:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menunda pengusulan Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto, sebagai Pahlawan Nasional.
Penundaan ini berdasarkan permintaan keluarga yang menginginkan proses tersebut tidak dilakukan selama Prabowo menjabat sebagai Presiden.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum SMSI Firdaus, dalam Seminar Nasional bertema "Peran RM Margono Djojohadikusumo dalam Membangun Indonesia" di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengusulan RM Margono sebagai Pahlawan Nasional, yang dibuka oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Mira Riyati Kurniati.
Baca juga : Pakar Yakin Prabowo Mampu Tangani Kenaikan Tarif Impor AS dengan Bijak
Seminar menghadirkan pembicara kunci Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurachman (diwakilkan oleh Prof. Achmad Tjachja Nugraha), Prof. Alamsyah, dan Prof. Agus Mulyana.
Tokoh-tokoh nasional seperti Prof. Albertus Wahyurudhanto, Prof. Harris Arthur Hedar dan Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus Esong turut memberikan tanggapan.
Firdaus menjelaskan bahwa penundaan bukan berarti menghentikan proses pengusulan.
Ia menekankan bahwa pengusulan ini merupakan hak masyarakat, terinspirasi dari seminar usulan pahlawan untuk Herman Fernandez beberapa tahun lalu.
Baca juga : Pertamina Bantu Kerek Daya Beli Masyarakat
Proses pengusulan, kata Firdaus, dimulai sebelum Prabowo menjabat Presiden, namun keluarga kini meminta penundaan agar tidak menimbulkan kesan memanfaatkan posisi Presiden.
"Penanda tangan sertifikat gelar pahlawan adalah Presiden. Kami tidak ingin hal ini menjadi polemik," ujar Firdaus.
Ia menambahkan, fokus pemerintah saat ini harus pada urusan rakyat, bangsa, dan negara.
Senada dengan Firdaus, Yohanes Handojo Budhisedjati, Penasehat Panitia Pengusul dari Formas, menyatakan permintaan penundaan disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo, dan mencerminkan kebesaran hati keluarga yang ingin Prabowo fokus pada tugasnya sebagai Presiden.
Baca juga : Pratikno Pimpin Tim Delegasi Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Myanmar
Ketua Panitia Pengusul, Prof. Fachmi Idris menegaskan penundaan hanya bersifat sementara.
Kajian akademik dan seminar akan terus berlanjut untuk memperkuat dasar pengusulan.
Fachmi menyampaikan, SMSI memutuskan menunda pengusulan resmi RM Margono Djojohadikusumo sebagai calon Pahlawan Nasional. Semula, pengusulan dijadwalkan pada 11 April 2025.
"Penundaan ini didasarkan atas pertimbangan situasi nasional saat ini. Kami tidak ingin pengusulan ini terkesan sebagai aji mumpung, mengingat RM Margono adalah kakek dari Presiden Prabowo. Biarkan proses kajian akademik seperti riset dan seminar terus berjalan. Untuk itu, seminar, diskusi, dan sarasehan akan terus kami gelar baik di tingkat daerah maupun nasional, guna memperkuat kajian historis dan akademis,” tandas Fachmi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya