Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Peringatan Hari Lahir Pancasila Perkokoh Ideologi Menuju Indonesia Raya
Selasa, 3 Juni 2025 16:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) K.H. Yudian Wahyudi berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mampu menegaskan pentingnya internalisasi nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk Pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan.
Di perayaan kali ini, BPIP menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang ke 80 Tahun secara khidmat di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025). Temanya, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”.
"Melalui tema ini, kami ingin menegaskan bahwa Pancasila adalah pondasi moral dan etika bagi seluruh penyelenggara negara yang wajib diamalkan untuk membangun integritras, profesionalitas, serta mencegah berbagai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Yudian.
Baca juga : LSM yang Dibiayai Asing Mengadu Domba Politik
Selain itu, Yudian berharap, figur penyelenggara negara harus tampil menjadi subjek tauladan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Pihaknya, juga menyerukan kepada seluruh komponen bangsa untuk memperingati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Hari ini, kita memperingati 80 tahun Hari Lahir Pancasila. Satu momen historis bangsa untuk memperingati Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, serta pandangan hidup bangsa yang harus diketahui asal-usulnya dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi, sehingga Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tutupnya.
Diketahui, upacara ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hadir pula Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri; Wakil Presiden ke-6 RI sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno; serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla.
Baca juga : Komnas Perempuan Minta Stop Budaya Melanggengkan Kekerasan
Turut hadir para Menteri Kabinet Merah Putih, Pimpinan Lembaga Negara, Duta Besar dan perwakilan negara sahabat, jajaran pimpinan BPIP, serta undangan lainnya.
Masyarakat dari berbagai daerah di Tanah Air hingga diaspora di luar negeri juga turut menyaksikan jalannya upacara secara langsung melalui siaran televisi nasional dan platform media streaming.
Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara, Kolonel Mar Ahmad Hadi Al-Hasny ke lapangan. Setelah laporan upacara, Presiden tiba di mimbar dan memimpin penghormatan kebesaran serta mengheningkan cipta.
Baca juga : Siti Fauziah: Pancasila Adalah Rumah Besar Keberagaman Indonesia
Pembacaan Teks Pancasila dilakukan oleh H. Ahmad Muzani, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, dan Teks Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dan pembacaan doa disampaikan oleh Prof. Abdul Mu’ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya