Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerja Senyap Prabowo dan Mendagri Tito Untuk Bangkitkan Pariwisata Indonesia
Kamis, 5 Juni 2025 11:28 WIB
Saya hadir di ruangan itu. Menyimak dengan saksama. Dan saya menjadi saksi dalam dua menit yang tenang namun menentukan, sebuah pernyataan disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang mengubah arah angin bagi masa depan sektor pariwisata Indonesia.
“Daerah boleh melaksanakan kegiatan di hotel dan restoran. Saya jamin karena saya sudah bicara langsung (dengan Presiden Prabowo),” ujar Mendagri Tito dengan suara mantap dalam forum Musrenbang Pemerintah Provinsi NTB.
Sekilas, ia tampak menyampaikan hal biasa. Namun di balik kalimat itu, saya melihat sesuatu yang luar biasa, sebuah keputusan yang akan menggairahkan kembali denyut kehidupan ribuan hotel, restoran, penyedia makanan, event organizer, UMKM pendukung, pekerja MICE dan 40 juta masyarakat yang bergantung hidup dari sektor pariwisata di seluruh penjuru Nusantara.
Baca juga : Gerald Vanenburg: Banyak Talenta Bagus Di Indonesia
Ini bukan kebijakan teknokrat semata. Ini adalah bentuk nyata dari kerja senyap Presiden Prabowo Subianto, kerja yang diam-diam namun berpihak, kerja yang tidak ribut namun mendengar, kerja yang tidak penuh simbol tetapi menyentuh inti. Sebuah keputusan yang lahir dari kepekaan terhadap suara-suara kecil rakyat di daerah, dari pelaku usaha kecil di pinggir jalan hotel hingga manajer restoran yang merumahkan karyawannya karena agenda pemerintah menghilang sejak pelarangan kegiatan di hotel diberlakukan.
Apa yang disampaikan Mendagri di Musrenbang NTB itu bukan semata pernyataan, tapi penegasan arah. Bahwa di era baru ini, pariwisata bukan pelengkap, tapi pilar pemulihan. Bukan hiasan, tapi urat nadi penggerak ekonomi rakyat.
Dan momentum ini tidak hadir begitu saja. Ia lahir dari komunikasi senyap, diplomasi tanpa panggung, dan kerja ikhlas yang konsisten. Salah satunya datang dari sosok Duta Besar RI untuk Turki yang kini menjabat sebagai Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.
Baca juga : Groundbreaking Bali Benoa Marina, Pelindo Perkuat Pariwisata Maritim Indonesia
Dalam diam, beliau terus membangun narasi tentang NTB sebagai destinasi pariwisata yang unggul, berkualitas, dan menjanjikan kesejahteraan. Ia berbicara kepada siapa saja yang berwenang, berdiskusi tanpa sorotan kamera, menyusun strategi agar "Pariwisata NTB Berkualitas" tak hanya menjadi slogan, tapi visi kolektif yang diwujudkan bersama.
Hari itu di Lombok, langit tampak biasa. Tapi saya menyaksikan semesta bekerja dalam diam. Kebijakan itu lahir bukan dari lobi keras atau protes jalanan, melainkan dari sinergi niat baik, usaha cerdas, dan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat. Dan saya percaya, ini bukan kebetulan. Ini pertanda bahwa ketika kehendak rakyat dan kepekaan pemimpin bertemu, Allah SWT akan menggerakkan segalanya agar kebaikan itu terwujud.
Dua menit pernyataan Mendagri Tito Karnivian itu mungkin tak tercatat dalam lembar sejarah nasional secara resmi. Tapi saya tahu, sebagai saksi yang berada di sana, itulah detik-detik ketika harapan bangkit, ketika pariwisata Indonesia kembali dipercaya sebagai jalan terang menuju kesejahteraan rakyat. Dan NTB dengan segala kerendahannya telah menjadi tempat di mana kebangkitan itu diumumkan pertama kali.
Baca juga : Di Depan Macron, Prabowo Serukan Israel Untuk Akui Negara Palestina
Hari itu, saya melihat kerja senyap yang menyala. Dan dalam hati saya, saya berkata, inilah awal dari era baru pariwisata Indonesia.
Taufan Rahmadi
Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata, Founder YIPINDO
Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata, Founder YIPINDO
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya