Dark/Light Mode

Pemprov Sulbar Belum Relaksasi Anggaran Untuk Rapat di Hotel dan Restoran

Selasa, 10 Juni 2025 09:21 WIB
Gubernur Sulbar Suhardi Duka (tengah mengacungkan jempol) saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/6/2025). Foto: Istimewa
Gubernur Sulbar Suhardi Duka (tengah mengacungkan jempol) saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/6/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka mengatakan belum melakukan relaksasi anggaran meskipun Menteri Dalam Negeri sudah memperbolehkan Pemerintah Daerah melakukan kegiatan di hotel dan restoran.

Kata Gubernur Suhardi Duka, pihaknya masih menghemat anggaran untuk berkegiatan di luar lingkungan pemerintahan.

"Pemprov belum (rapat di hotel dan restoran), masih tetap pada Inpres 1/2025," kata Gubernur yang akrab disapa SDK itu saat dihubungi, Senin (9/6/2025).

Baca juga : Kopdes Mesti Punya Model Dan Rencana Bisnis Matang

Kendati demikian, SDK bilang, ke depannya Pemprov Sulbar akan menyesuaikan kebijakan yang baru diumumkan Menteri Dalam Negeri.

"Nanti di perubahan baru kita relaksasi sedikit sesuai arahan Mendagri," ujarnya.

SDK optimistis arahan terbaru Mendagri yang membolehkan Pemda berkegiatan di luar dapat memberikan angin segar bagi perekonomian hotel dan restoran.

Baca juga : Beckham Masuk Daftar Penerima Gelar Ksatria Dalam Penghargaan HUT Raja Charles

"Arahan Mendagri cukup memberi harapan agar ekonomi bisa bergerak, di mana saat ini memang usaha perhotelan lesu," pungkas politisi partai Demokrat itu.

Diketahui, Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) diperbolehkan menggelar kegiatan di hotel dan restoran.

Kebijakan efisiensi anggaran tidak berarti melarang rapat maupun pertemuan yang dianggap penting digelar di hotel atau restoran.

Baca juga : Partai Demokrat Siap Beri Gagasan Untuk Bangsa

"Kita harus memikirkan juga hotel-hotel restoran, mereka juga punya karyawan, mereka juga punya apa supply chain (rantai pasokan) makanan segala macam (yang) kita makan sekarang ini," ujar Tito, dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.