Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pemprov Sulbar Belum Relaksasi Anggaran Untuk Rapat di Hotel dan Restoran
Selasa, 10 Juni 2025 09:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka mengatakan belum melakukan relaksasi anggaran meskipun Menteri Dalam Negeri sudah memperbolehkan Pemerintah Daerah melakukan kegiatan di hotel dan restoran.
Kata Gubernur Suhardi Duka, pihaknya masih menghemat anggaran untuk berkegiatan di luar lingkungan pemerintahan.
"Pemprov belum (rapat di hotel dan restoran), masih tetap pada Inpres 1/2025," kata Gubernur yang akrab disapa SDK itu saat dihubungi, Senin (9/6/2025).
Baca juga : Kopdes Mesti Punya Model Dan Rencana Bisnis Matang
Kendati demikian, SDK bilang, ke depannya Pemprov Sulbar akan menyesuaikan kebijakan yang baru diumumkan Menteri Dalam Negeri.
"Nanti di perubahan baru kita relaksasi sedikit sesuai arahan Mendagri," ujarnya.
SDK optimistis arahan terbaru Mendagri yang membolehkan Pemda berkegiatan di luar dapat memberikan angin segar bagi perekonomian hotel dan restoran.
Baca juga : Beckham Masuk Daftar Penerima Gelar Ksatria Dalam Penghargaan HUT Raja Charles
"Arahan Mendagri cukup memberi harapan agar ekonomi bisa bergerak, di mana saat ini memang usaha perhotelan lesu," pungkas politisi partai Demokrat itu.
Diketahui, Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) diperbolehkan menggelar kegiatan di hotel dan restoran.
Kebijakan efisiensi anggaran tidak berarti melarang rapat maupun pertemuan yang dianggap penting digelar di hotel atau restoran.
Baca juga : Partai Demokrat Siap Beri Gagasan Untuk Bangsa
"Kita harus memikirkan juga hotel-hotel restoran, mereka juga punya karyawan, mereka juga punya apa supply chain (rantai pasokan) makanan segala macam (yang) kita makan sekarang ini," ujar Tito, dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya