Dark/Light Mode

Dari St Petersburg untuk Indonesia

Prof. Connie Rahakundini Bakrie Luncurkan Buku Negara Berkesadaran

Rabu, 18 Juni 2025 11:24 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Akademisi dan Pakar Pertahanan Indonesia, Prof. Dr. Connie Rahakundini Bakrie, meluncurkan buku terbarunya yang berjudul: “Negara Berkesadaran: Dari Mimpi Peradaban Menuju Kelahiran Bangsa Berkesadaran” (From the Dream of Civilization to the Birth of a Conscious Nation).

Buku ini merupakan manifestasi pemikiran yang menyatukan kedalaman intelektual, kekayaan filosofis, dan kepekaan spiritual.

Lebih dari sekadar karya tulis, buku ini adalah seruan dan ajakan untuk membangkitkan kesadaran kolektif bangsa akan makna sejati berbangsa dan bernegara.

Prof. Connie mengungkapkan, buku ini merumuskan konsep Negara Berkesadaran — sebuah visi masa depan Indonesia yang memadukan pendekatan TEPIDOIL (teknologi, ekonomi, politik, ideologi, demografi, organisasi, informasi, dan lingkungan), ditopang oleh nilai-nilai luhur Pancasila, pemikiran negara Paripurna Soekarno, serta kearifan lokal dan warisan peradaban dunia.

Melalui buku ini, ia menawarkan kerangka baru dalam memaknai kedaulatan, pertahanan, pendidikan, ekonomi, lingkungan hidup, hingga hubungan antar-manusia — semuanya berakar pada kesadaran dan cinta kasih.

Alih-alih membangun bangsa hanya melalui sistem dan struktur, Prof. Connie menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif, yakni kesadaran akan jati diri, relasi dengan sesama dan alam, serta tanggung jawab spiritual terhadap masa depan peradaban.

Baca juga : Genjot Inovasi, Kao Indonesia Luncurkan Biore Breeze Deodorant

Sebuah Proses Penuh Kontemplasi dan Refleksi

Proses penulisan buku ini dimulai sejak awal tahun 2022, bertepatan dengan keikutsertaan Prof. Connie dalam berbagai forum strategis global di tengah ketegangan geopolitik dan krisis internasional.

Saat bermukim di Saint Petersburg dan mengamati dinamika kepemimpinan Presiden Putin, ia justru menemukan inspirasi yang mendalam: kekuatan terbesar sebuah bangsa bukanlah pada senjata atau ekonomi, melainkan pada tingkat kesadarannya.

Buku ini tidak lahir dari disertasi akademik atau kumpulan artikel jurnal, melainkan dari lebih dari 30 tahun pengalaman Prof. Connie dalam dunia pertahanan, geopolitik, dan hubungan internasional, dipadukan dengan perenungan filosofis, kajian strategis, serta percakapan lintas budaya dan spiritual.

Dari Buku Menuju.Gerakan Kesadaran

Tujuan utama dari penulisan buku ini adalah untuk membangkitkan kesadaran bangsa Indonesia — bahwa masa depan tidak cukup dibangun dengan kekuatan fisik atau kemajuan teknologi semata, tetapi harus bertumpu pada kebijaksanaan batin dan kesadaran spiritual.

Baca juga : Prabowo Sangat Optimis, Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Hebat

Prof. Connie berharap buku ini dapat menjadi jembatan antara dunia politik dan dimensi spiritual, antara kekuasaan dan cinta kasih, serta antara Indonesia dan misinya dalam kancah peradaban global.

Ia menekankan bahwa karya ini bukan sekadar untuk dibaca, melainkan untuk dihidupkan dan diwujudkan menjadi gerakan moral bangsa, sebagai strategi menuju Indonesia yang adil, sejahtera, damai, dan beradab.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan pelarangan atau sensor atas buku ini, Prof. Connie menjawab dengan tenang.

"Buku ini adalah doa panjang untuk Indonesia. Jika kebenaran dan cinta kasih dilarang, maka kita semua telah kehilangan arah. Tapi saya percaya, bangsa ini terlalu besar untuk takut pada kesadaran,” ucapnya.

Singkatnya, buku ini berisi "10 Perintah Connie dan pesan untuk generasi muda", yang diharapkan menjadi panduan untuk menciptakan manusia paripurna dari Generasi X hingga Generasi N—generasi masa depan yang diharapkan mampu meraih prestasi setinggi Nobel.

Peluncuran buku ini dihadiri para pemikir, aktivis, dan seniman. Seperti Rocky Gerung hingga Hendro Priyono. Buku ini diharapkan bisa menjadi pemantik diskusi tentang kesadaran kolektif menuju Indonesia yang lebih baik.

Baca juga : Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Apresiasi Dibukanya Wikinara Academy

Karena menurut Connie, negara paripurna butuh manusia paripurna. Dan itu dimulai dari revolusi dalam diri masing-masing.

Buku ini diterbitkan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, agar pesan dan gagasannya dapat menjangkau khalayak luas — tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di pentas internasional.

Sebuah upaya untuk memperkenalkan wajah Indonesia baru: bangsa yang bukan hanya kuat secara geopolitik, tetapi juga tercerahkan secara spiritual.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.