Dark/Light Mode

Terima Pengurus PRSI

Bamsoet Dukung International Robosport Tournament FIRA 2025 Indonesia Open

Kamis, 19 Juni 2025 12:56 WIB
Anggota DPR/Ketua Dewan Pembina Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Bambang Soesatyo (kiri) menerima Pengurus PRSI, di Jakarta, Kamis (19/6/2025). (Foto: Dok. Bamsoet)
Anggota DPR/Ketua Dewan Pembina Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Bambang Soesatyo (kiri) menerima Pengurus PRSI, di Jakarta, Kamis (19/6/2025). (Foto: Dok. Bamsoet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Ketua Dewan Pembina Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung penuh International Robosport Tournament (IRT) FIRA 2025 Indonesia Open yang akan digelar di Solo Technopark, Jawa Tengah, 25-28 Juni 2025. Acara yang diselenggarakan PRSI dengan tema "Robotics & AI Innovation for Sustainable Progress" ini, diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam kemajuan robotika dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Bamsoet menyatakan, IRT FIRA 2025 Indonesia Open bukan sekadar kompetisi biasa. “Tujuan strategisnya mencakup penguatan olahraga robotika nasional, sebagai katalisator inovasi dan riset, regenerasi talenta dan literasi teknologi, peningkatan citra bangsa di mata dunia, serta ajang seleksi FIRA RoboWorld Cup 2025 di Daegu, Korea Selatan," ujarnya, saat menerima Pengurus PRSI, di Jakarta, Kamis (19/6/2025). Pengurus PRSI yang hadir antara lain Ketua Umum Wahyu Hidayat, Sekjen Dwi Nugroho Marsudianto, Departemen Riset & Development Dito Eka, serta Sekretariat Almer Barra.

Baca juga : Bamsoet Dukung Rencana Turnamen Golf UMKM Bumi Alumni V Tahun 2025

Bamsoet menuturkan, IRT FIRA 2025 Indonesia Open akan mempertemukan ratusan peserta dari berbagai negara. Negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, India, Taiwan, hingga Laos mengirim tim mereka untuk berlaga dalam berbagai kategori kompetisi IRT Fira 2025. Semisal, micro controller line follower, transporter robot, wifi car adventure robot, autonomous car, sumo robot, mini soccer robot, battle robot, hingga amphibious solar vehicle. Setiap kategori menuntut kecermatan teknis, kemampuan kerja tim, serta pemahaman mendalam terhadap algoritma dan kecerdasan buatan.

IRT FIRA 2025 Indonesia Open dapat menjadi sarana serta wadah bagi kolaborasi berbagai pihak, antara lembaga riset dan industri, antara pengembang muda dan investor, serta antara pemerintah dan komunitas teknologi. “Dalam jangka panjang, turnamen ini bisa menjadi pusat lahirnya startup robotika lokal, pemicu pertumbuhan industri manufaktur cerdas, bahkan motor baru ekonomi digital Indonesia," kata Bamsoet.

Baca juga : Airlangga Dukung Diaspora Indonesia Unjuk Gigi Di OECD

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, robotika dan AI bukan sekadar tren teknologi masa kini. Tetapi juga pilar penting pembangunan masa depan, dari sektor pendidikan, olahraga hingga industri. Robotika dan AI telah menjadi kekuatan transformatif yang merombak banyak sektor di dunia, termasuk Asia Tenggara. Data dari McKinsey Global Institute tahun 2024 memperkirakan bahwa pemanfaatan AI di kawasan ASEAN dapat memberikan kontribusi hingga USD 1 triliun pada PDB regional hingga tahun 2030. 

"Indonesia dengan bonus demografi dan ekosistem pendidikan yang terus berkembang, memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam bidang ini. Namun, peluang hanya akan menjadi kenyataan jika diiringi oleh investasi serius dalam riset, kolaborasi antar lembaga, serta penyediaan ruang bagi generasi muda untuk berekspresi dalam bidang teknologi," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.