Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerja Sama Dengan Australia
Airlangga Dukung Diaspora Indonesia Unjuk Gigi Di OECD
Sabtu, 7 Juni 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tancap gas memperkuat posisi Indonesia di pentas global. Kali ini bekerja sama dengan Australia. Peran diaspora Indonesia dalam Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) didorong naik kelas.
Airlangga menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia Don Farrell. Dalam pertemuan itu, keduanya menegaskan komitmen untuk memperkuat Indonesia–Australia Comprehensive Strategic Partnership (CSP).
“Saya menyambut baik pengesahan Plan of Action 2025–2029 CSP yang akan menjadi dasar penting mendorong kerja sama strategis Indonesia dan Australia. Termasuk di bidang perdagangan, energi bersih, transformasi digital dan ketahanan rantai pasok,” ujar Airlangga dikutip dari akun Facebook resminya, Jumat (6/6/2025).
Kerja sama ekonomi juga ikut dibahas, termasuk evaluasi atas perjanjian Indonesia–Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang kini masuk tahun kelima.
Baca juga : Nama Baru BTN Syariah Ada Di Kantong Presiden
Airlangga menilai, evaluasi ini penting agar manfaat IA-CEPA bisa makin terasa. Terutama bagi sektor prioritas seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), investasi dan pengakuan standar bersama.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu memberikan apresiasi terhadap kelanjutan program Prospera—kerja sama teknis yang sejak 2018 mendukung reformasi ekonomi Indonesia.
“Harapannya, Prospera 2.0 bisa memperkuat implementasi kebijakan sektor strategis masa depan,” harap Airlangga.
Usai urusan Australia beres, Airlangga melanjutkan agenda dengan menemui para diaspora Indonesia yang bekerja di Sekretariat OECD, Paris, Prancis. Pertemuan ini diinisiasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan Direktorat Global Relations and Cooperation OECD.
Baca juga : Tiga Dari 10 Pelajar Di Jakarta Depresi
Sebanyak enam diaspora hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berkiprah di OECD sebagai staf, konsultan atau mahasiswa magang. Masing-masing berkesempatan mengenalkan diri dan portofolio profesionalnya.
“Saya bangga para diaspora Indonesia yang berkarya di OECD. Jumlah mereka harus terus meningkat seiring proses aksesi keanggotaan Indonesia di OECD,” kata Airlangga.
Pemerintah, lanjutnya, telah menugaskan satu pegawai dari Sekretariat Tim Nasional OECD dan Kemenko Perekonomian ke OECD.
Penugasan ini akan diikuti oleh perwakilan kementerian/lembaga lainnya. Pemerintah juga mendorong diaspora untuk berkontribusi langsung di Sekretariat OECD di Paris maupun Kantor Perwakilan OECD di Jakarta.
Baca juga : Final UEFA Nations League 2025, Ronaldo Vs Yamal
Dengan dua langkah ini, yakni mempererat mitra dan memberdayakan anak bangsa, dia menegaskan posisi Indonesia tak mau sekadar jadi penonton di panggung ekonomi global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya