Dark/Light Mode

Halal Bihalal Alumni UNPAD

Bamsoet Dukung Prabowo Bentuk 80 Ribu Kopdes Merah Putih di Seluruh Indonesia

Rabu, 16 April 2025 22:47 WIB
Halal Bihalal Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) UNPAD, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu malam (16/4/2025). (Foto: Dok. Bamsoet)
Halal Bihalal Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) UNPAD, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu malam (16/4/2025). (Foto: Dok. Bamsoet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran (PBA) dan Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran (PADIH UNPAD) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Keberadaan 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia diharapkan dapat memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi serta mewujudkan tercapainya Indonesia Emas 2045.

Kata Bamsoet, program Kopdes Merah Putih mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong partisipasi aktif warga desa dalam perekonomian nasional. Pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan langkah strategis yang tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki perekonomian desa, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

"Dengan dukungan yang solid dari pemerintah pusat, daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat, koperasi ini dapat menjadi pilar penggerak kemandirian ekonomi Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045," ujar Bamsoet, dalam sambutannya, di acara Halal Bihalal Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) UNPAD, di Restoran Rumarasa Nusantara, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu malam (16/4/2025).

Baca juga : Wamendagri Bima: Kopdes Merah Putih Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa. Menawarkan berbagai layanan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Layanan yang disediakan antara lain sembako dengan harga terjangkau, fasilitas simpan pinjam, serta layanan kesehatan melalui klinik dan apotek desa. 

Ketersediaan fasilitas penyimpanan hasil pertanian dan perikanan dalam bentuk cold storage juga menjadi perhatian dari koperasi ini. Sehingga, dapat meminimalisasi kerugian pasca panen yang sering dialami oleh para petani dan nelayan. "Dengan sistem distribusi logistik yang optimal, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi secara efisien," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini memaparkan, pembiayaan untuk pembentukan Kopdes Merah Putih ditunjang berbagai sumber, seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Dana Desa. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikelola Bank Himbara juga memberikan akses permodalan yang lebih luas bagi para pelaku usaha di desa. Hal ini menjadi peluang bagi desa-desa yang aktif membentuk koperasi untuk mendapatkan insentif tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Baca juga : Bamsoet Dorong Pembentukan IMI Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ketimpangan ekonomi di Indonesia masih menjadi tantangan, dengan proporsi penduduk miskin di pedesaan mencapai sekitar 11,34 persen atau 13 juta jiwa pada tahun 2024. "Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan," urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, dari perspektif sosial, keberadaan Kopdes Merah Putih berpotensi memperkuat jaringan sosial di masyarakat. Dengan menjadi pusat aktivitas, koperasi ini mendorong warga untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Karena itu, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih menjadi sangat relevan dalam konteks dinamika perekonomian global yang terus berubah. Dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan inovatif, koperasi ini diharapkan dapat beradaptasi dengan tantangan yang ada, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Baca juga : Pembentukan Kopdes Merah Putih Dongkrak Potensi Setiap Desa

"Partisipasi aktif dari masyarakat dalam menyusun dan mengelola Koperasi Merah Putih akan menjadi kunci keberhasilan program tersebut," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.