Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diungkap Kepala BNN
Miris, Banyak Ibu Rumah Tangga Direkrut Jadi Pengedar Narkoba
Rabu, 25 Juni 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi prihatin atas banyaknya perempuan ataupun ibu rumah tangganyang terseret pada kasus narkoba.
“Kami sangat prihatin sekaligus cemas, jaringan sindikat narkoba banyak menargetkan perempuan dan ibu rumah tangga sebagai kurir narkoba. Dengan iming-iming penghasilan besar, mereka memperdaya para perempuan dan ibu runah tangga yang dianggap mudah untuk mengelabui petugas,” cetusnya.
Sebab itu, Arifah minta proses hukum terhadap pelaku perempuan menggunakan pendekatan berbeda. Menurut dia, para pelaku perempuan tidak boleh semata-mata dilihat sebagai pelaku, tapi juga sebagai korban dari sistem yang tidak berpihak.
Baca juga : Puan Minta Evaluasi Ulang Administrasi Pencatatan Pulau
Selain itu, lanjut dia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga akan memperkuat koordinasi dengan BNN serta kementerian dan lembaga terkait lain, untuk melakuka kampanye pencegahan yang menyasar langsung keluarga dan komunitas perempuan.
“Upaya ini mencakup edukasi bahaya narkotika, peningkatan ketahanan keluarga, dan pemberdayaan ibu sebagai agen utama perlindungan anak. Pencegahan sejak dini menjadi kunci agar perempuan dan anak tidak terseret dalam jaringan narkotika, baik sebagai korban maupun pelaku,” tuturnya.
Keterlibatan dan pemanfaatan kaum perempuan oleh sindikat narkoba ini ramai dibicarakan netizen di media sosial X. “Perempuan dan narkoba adalah realitas kelam yang kerap luput dari sorotan. Di balik deretan kasus peredaran gelap narkotika yang berhasil diungkap, tak sedikit perempuan yang turut mengambil peran,” tulis akun @infoBnkbone.
Baca juga : Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman & Terkendali
“Wah.... Ini sih, si pelaku narkoba yang perempuan, telah melakukan pencemaran nama baik terhadap para ibu rumah tangga (IRT). Harusnya, kalian mikir, IRT itu sudah dipandang sebelah mata. Sekarang, ditambah peran jadi pengedar pula. Ya makin ancur,” keluh akun @EnengAnita.
“Dari era Zarima, perempuan sudah dimanfaatkan untuk jadi kurir narkoboy. Bedanya, di zaman sekarang lebih edan. Pihak perempuannya, dengan sadar ikut terlibat dalam jaringannya,” cuit akun @Aseepmarekese3p.
“Pemberantasan narkoba harus melibatkan masyarakat, pak. Kalau bisa bikin aplikasi pelaporan, jadi masyarakat yang mengetahui ada transasksi narkoba bisa melapor sekaligus dilindungi identitasnya,” usul akun @Jkospin1165. SSL
Baca juga : Gibran Sapa Emak-emak Di Pasar, Lalu Seruput Kopi Di Lereng Ijen
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 25 Juni 2025 dengan judul "Diungkap Kepala BNN Miris, Banyak Ibu Rumah Tangga Direkrut Jadi Pengedar Narkoba"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya