Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Berperan Aktif Diisu Ketenagakerjaan, Kapolri Raih Penghargaan ITUC-AP
Jumat, 11 Juli 2025 07:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima penghargaan dan piagam penghormatan dari International Trade Union Confederation Asia Pacific (ITUC-AP) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Polri dalam mendukung penyelesaian persoalan ketenagakerjaan serta menjaga harmoni hubungan industrial di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan ITUC-AP, Ibu Yisi Inbelan, kepada Kapolri dalam sebuah acara yang berlangsung pada Kamis (10/7). Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolri menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk pengakuan atas kerja kolaboratif antara Polri dan elemen serikat buruh.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh, khususnya buruh internasional dan Ibu Yisi Inbelan, yang telah memberikan penghargaan ini. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi Polri,” ujar Jenderal Sigit.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Mampang Sosialisasi Program Lewat Mobil Layanan Keliling
Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi dalam menghadapi tantangan global yang kini ditandai dengan kondisi 6K: krisis, konflik, kedaulatan, ketimpangan, ketidakpastian, dan kerusakan lingkungan. Menurutnya, stabilitas hubungan industrial menjadi kunci untuk menjaga iklim investasi, menciptakan lapangan kerja, dan menjamin kesejahteraan buruh.
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengulas peran strategis Desk Ketenagakerjaan Polri yang dibentuk sebagai wadah penyelesaian konflik industrial dengan pendekatan humanis dan solutif.
“Desk Ketenagakerjaan ini menjadi jembatan antara buruh dan pengusaha. Prinsip utamanya adalah humanis, dengan mengedepankan mediasi dan menjadikan penegakan hukum sebagai upaya terakhir,” jelasnya.
Kapolri menambahkan, Polri terus memperkuat kerja sama dengan pimpinan serikat buruh melalui pelatihan kepada ribuan peserta guna memperluas pemahaman bersama terhadap isu-isu ketenagakerjaan.
“Semua ini kami lakukan agar persoalan ketenagakerjaan yang selama ini sulit diselesaikan, bisa ditangani secara lebih konstruktif. Harapan kami, hubungan antara buruh dan pengusaha bisa terjalin dalam semangat saling memiliki dan melengkapi,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Kapolri menyampaikan optimisme bahwa sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam isu ketenagakerjaan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya