Dark/Light Mode

Edukasi Digital, LPkM U-Bakrie Ajak Generasi Muda Cerdas Membaca Label Pangan

Jumat, 27 Juni 2025 13:10 WIB
Para pembicara Mindshare Meetup ke-5 bertema “Membaca Label Pangan: Cara Cerdas Memilih Produk Sehat” yang digelar oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Bakrie, Senin (23/6/2025). (Foto : Ist)
Para pembicara Mindshare Meetup ke-5 bertema “Membaca Label Pangan: Cara Cerdas Memilih Produk Sehat” yang digelar oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Bakrie, Senin (23/6/2025). (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Bakrie menggelar kegiatan Mindshare Meetup ke-5 bertema “Membaca Label Pangan: Cara Cerdas Memilih Produk Sehat” pada Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pola hidup sehat, khususnya dalam membaca label pangan khususnya dalam mengonsumsi gula, garam, dan lemak.

Kegiatan yang digelar di kampus Universitas Bakrie ini dibuka langsung oleh Kepala LPkM, Prof. Ardiansyah.

Dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran universitas dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya pola gizi seimbang, kemampuan membaca label informasi nilai gizi, dan cerdas dalam memilih bahan pangan sehari-hari berbasis literasi digital.

Baca juga : Hari Susu Sedunia, FFI Ajak Generasi Muda Berpartisipasi Aktif Dalam Peternakan

“Saat ini penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang serius dan multidimensi. Penanganan dan pengendaliannya memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Risiko PTM tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan oleh interaksi berbagai faktor, seperti pola konsumsi, gaya hidup, aktivitas fisik, dan faktor kesehatan lainnya” jelas Prof. Ardiansyah.

Hadir sebagai pembicara pertama, Rendy Dijaya, S.Si., CSNS dari Nutrifood Indonesia menjelaskan materi “Live The Sweet Life by Managing Sugar, Salt, & Fat”.

Dalam presentasinya, ia memberikan pemahaman praktis bagaimana menjalani hidup sehat dengan membatasi asupan gula, garam, dan lemak secara seimbang.

“Menjalani hidup sehat bukan berarti harus meninggalkan makanan favorit. Cukup dengan memahami batas aman konsumsi gula, garam, dan lemak, kita bisa tetap menikmati hidup sambil menjaga tubuh tetap sehat” ujar Rendy.

Baca juga : Kualifikasi Piala Dunia, Skuad Garuda Ngegas Latihan

Pembicara kedua, Ruth Putryani Saragih, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, memaparkan pentingnya platform digital dalam meningkatkan literasi pangan sehat.

Ia menyoroti tren generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha, yang semakin intensif menggunakan media digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan.

“Konten pendek di media sosial efektif untuk mengedukasi generasi muda. Tapi, kita juga harus kritis, karena tidak semua konten yang viral itu akurat. Di sini peran komunikasi menjadi krusial untuk mengedukasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat secara positif” jelas Ruth.

Acara yang dipandu oleh Dr. Rizki Maryam Astuti, ini diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum. Melalui sesi diskusi interaktif, peserta diajak berdialog tentang tantangan dalam menerapkan pola makan sehat serta bagaimana bijak menyaring informasi dari media sosial.

Baca juga : Kementan Ajak Generasi Muda Aktif Terlibat Di Sektor Pertanian

“Harapan kami sederhana, setelah kegiatan ini, peserta jadi lebih cerdas memilih pangan khususnya di media sosial, sadar akan pentingnya menjalani gaya hidup sehat, dan perlunya kolaborasi antar pihak kepentingan dalam program literasi pangan” tutup Prof. Ardiansyah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.