Dark/Light Mode

Kali Pertama Digelar, CESA 2025 Kasih Penghargaan Puluhan Wanita Berbakti

Sabtu, 19 Juli 2025 11:43 WIB
Acara Circular Economy & Sustainability Awards (CESA) 2025, bertajuk Bakti Perempuan Bagi Perusahaan, Komunitas dan Negeri - Perempuan Berbakti 2025 di Gedung Bidakara Jakarta, Jumat (18/7) malam. (Foto : Ist)
Acara Circular Economy & Sustainability Awards (CESA) 2025, bertajuk Bakti Perempuan Bagi Perusahaan, Komunitas dan Negeri - Perempuan Berbakti 2025 di Gedung Bidakara Jakarta, Jumat (18/7) malam. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peran wanita berkontribusi dalam kemajuan bangsa dan negara mendapat apresiasi dari Corporate Forum CSR for Development (CFCD).

CFCD, forum yang mewadahi giat CSR dari berbagai perusahaan untuk pembangunan tersebut memberikan penghargaan (award) kepada puluhan wanita hebat dalam acara Circular Economy & Sustainability Awards (CESA) 2025.

Bertajuk "Bakti Perempuan Bagi Perusahaan, Komunitas dan Negeri - Perempuan Berbakti 2025", acara ini di Gedung Bidakara Jakarta pada Jumat (18/7) malam.

Ketua umum CFCD Thendri Supriatno mengatakan, ini adalah acara yang kali pertama digelar dan merupakan bentuk perhatian CFCD kepada perempuan dalam pembangunan.

"Peran strategis perempuan tergambar dari berbagai prestasi dan kemajuan yang merupakan hasil karya para tokoh perempuan dalam ajang ini. Selain diinisiasi oleh CFCD, giat ini juga didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA), Kemensos serta Kementerian Kebudayaan RI," ungkap Thendri Supriatno dalam pernyataannya, Sabtu (19/7/2025)..

Baca juga : Pertamina Eco RunFest 2025 Akan Dilengkapi Puluhan Titik Tim Medis

Ketua panitia pengarah Prof. Hardinsyah, menyatakan penghargaan ini diberikan kepada perempuan yang berperan dalam perusahaan/lembaga/institusi/perorangan yang berkontribusi pada perbaikan terhadap pangan, kesehatan, pendidikan, energi, air, infrastruktur, peluang kerja, peluang usaha dan ekonomi termasuk inklusi keuangan dimasing-masing sektor usaha serta kesejahteraan sosial.

"Keberhasilan perempuan menghadapi tantangan tersebut perlu diberikan apresiasi atau penghargaan agar apa yang sudah dilakukan oleh para pihak tersebut mendapatkan pengakuan dan penghormatan disatu sisi dan menjadi inspirasi serta contoh bagi pihak lain untuk melakukan hal yang sama meskipun banyak tantangan yang dialami," papar Hardinsyah.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, Ketua Komite Penilai Perempuan Berbakti yang dipimpin oleh Prof. Asnath M. Fuah, dibantu oleh Ketua Komite Penilai CESA - Prof. Juniati Gunawan, dari 61 perusahaan yang mendaftar, tercatat ada 40 nama perempuan berbakti yang berhak memperoleh penghargaan dari berbagai kategori.

Kategori-kategori yang diperlombakan meliputi Perempuan Berbakti di perusahaan, Perempuan Berbakti dalam pemberdayaan masyarakat, Perempuan Berbakti di wirausaha, Perempuan Berbakti dalam promosi budaya serta Perempuan Berbakti pada negeri.

"Untuk kepesertaan sendiri dibagi menjadi tiga kategori yaitu kategori program, kategori perseorangan dan kategori khusus," jelas Asnath M. Fuah.

Baca juga : Malam Ini Lawan Filipina, Menang Atau Tersingkir!

Puspita Anggraeni dari PT Wijaya Karya yang memperoleh penghargaan dengan kategori perempuan berprestasi sebagai Perempuan Berbakti di perusahaan berharap srikandi di Indonesia bisa turut berkontribusi pada keberlangsungan perusahaan tempatnya bekerja dan membawa perusahaan jauh lebih maju serta berkelanjutan.

"Perempuan-perempuan yang mengikuti ajang ini adalah perempuan berkualitas tinggi dan saya bangga bisa terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan. Dengan penghargaan ini, saya akan terus menginspirasi bagi segenap perempuan yang berkarir di perusahaan agar kontribusi perempuan bisa membawa pada peningkatan kinerja perusahaan," tandas Puspita.

Sementara itu, PT Bangun Andalas yang juga memperoleh penghargaan Perempuan Berbakti, kategori silver pada program Perempuan Berbakti pada promosi budaya menyatakan pihaknya merasa dihargai dengan penghargaan ini.

Menurut Community Relation Coordinator dari PT Solusi Bangun Andalas - Dewi Hawati, dengan penghargaan yang diraih pihaknya, perusahaan akan terus melakukan pengembangan dan pelatihan bagi para pelaku UMKM dan mitra lainnya.

"Kami juga akan turut berbakti nantinya pada persoalan lingkungan, pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan ekonomi yang menyasar kaum wanita dari tidak berdaya menjadi berdaya papar Dewi Hawati.

Baca juga : Menteri PU Terima Bupati Tana Toraja, Bahas Peningkatan Jalan Daerah

Selain dihadiri oleh puluhan Perempuan Berbakti, perwakilan perusahaan, jajaran pengurus CFCD, CESA 2025 juga turut dihadiri oleh Deputi bidang koordinasi peningkatan kualitas keluarga dan kependudukan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Woro Srihastuti Sulistyaningrum.

Hadir juga Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Dirjen Minerba Kementerian ESDM Azaria Indra Wardhana serta sejumlah undangan lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.