Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nofalia Heikal Safar: Cegah Keracunan, Dukung MBG dengan Kualitas Terbaik
Rabu, 23 Juli 2025 15:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (Garuda) Nofalia Heikal Safar menanggapi polemik beberapa insiden kasus keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak pelajar, terkadang mendapat sorotan publik.
"Apalagi setelah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merilis data temuan di lapangan hingga pertengahan bulan Mei 2015 lalu, tercatat ada 17 kejadian luar biasa yang tersebar di 10 provinsi, di Indonesia," ujar Nofalia Heikal Safar saat dihubungi wartawan, Rabu (23/72025).
Nofalia meyakini, dalam menjalankan seluruh program proyek strategis nasional yang ditetapkan berdasarkan arahan langsung Presiden Prabowo, khususnya program MBG, diperlukan pengelolaan yang profesionalisme, dengan tata kelola yang mumpuni, kedisiplinan dan kebersihan dalam kinerja.
Baca juga : Guardian Dukung Akses Air Bersih dan Sanitasi Sehat di 12 Sekolah
Mulai dari pengadaan, penyeleksian barang baku yang berkualitas, persiapan, proses pemasakan, pemorsian hingga pengiriman sampai tujuan.
"Harapan saya sebagai ketum Garuda kedepannya semoga tidak ada lagi Dapur-Dapur MBG yang bermasalah hingga menyebabkan keracunan pada anak-anak pelajar,” kata Nofalia Heikal Safar yang juga pemilik Dapur MBG Jatiasih Kota Bekasi.
Selanjutnya, Nofalia Heikal Safar mengajak kepada mitra atau penyelenggara Dapur MBG di seluruh Indonesia, wajib mendukung sepenuhnya Program MBG arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan pendistribusian makanan dengan kualitas terbaik 4 sehat 5 sempurna dilakukan secara cermat, cepat dan efisien.
Baca juga : Kali Pertama Digelar, CESA 2025 Kasih Penghargaan Puluhan Wanita Berbakti
Nofalia Heikal Safar juga mengutip pernyataan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. Dr. Taruna Ikrar bahwa Badan POM juga telah berkomitmen untuk memberikan pendampingan pada petugas khususnya yang berhubungan dengan dapur.
"Apalagi komitmen BPOM tak hanya berhenti di evaluasi, melainkan menyertakan pendampingan teknis langsung kepada petugas dapur. Pasalnya Langkah ini dinilai sangat penting untuk memutus rantai risiko dari hulu ke hilir, " ungkapnya.
Kemudian, Ketum Garuda Nofalia Heikal Safar mengutip pernyataan Kepala BGN Dadan Hindayana, kejadian kasus keracunan tersebut menjadi peringatan keras bahwa pengawasan terhadap bahan baku harus lebih ketat dan menyeluruh.
Baca juga : Irawan Dukung Terobosan Kemendagri Benahi BUMD
Fakta-fakta yang terungkap menunjukkan bahwa program MBG memiliki niat baik, namun masih menyimpan kelemahan pada tataran pelaksanaan.
Dari kontaminasi bahan mentah hingga SOP dapur yang belum seragam, semua menjadi catatan penting bagi pemerintah.
"Sehingga ke depannya evaluasi menyeluruh dan peningkatan kualitas pengawasan kini menjadi keniscayaan, agar program MBG yang digagas Presiden Prabowo ini tidak justru menciptakan risiko kesehatan baru bagi anak-anak Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya