Dark/Light Mode

Perluas Diplomasi Strategis

DPP KNPI: Penting Buka KJRI Di St. Petersburg Dan Vladivostok

Kamis, 31 Juli 2025 22:16 WIB
Ketua Bidang Luar Negeri DPP KNPI Rahman Key. Foto: Istimewa
Ketua Bidang Luar Negeri DPP KNPI Rahman Key. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Menyikapi perkembangan hubungan Indonesia dan Rusia yang semakin intensif dan strategis, Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menilai, saat ini waktu yang tepat bagi Indonesia untuk memperluas kehadiran diplomatiknya di Rusia dengan membuka Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di St. Petersburg dan Vladivostok.

Kedua kota tersebut dipandang memiliki nilai strategis tinggi dalam mendukung pelayanan publik bagi Warga Negara Indonesia (WNI), promosi kebudayaan, peningkatan perdagangan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama kawasan Eurasia.

Ketua Bidang Luar Negeri DPP KNPI Rahman Key menjelaskan, Rusia sebagai negara dengan luas lebih dari 17 juta kilometer persegi tidak dapat dilayani secara optimal hanya melalui satu Kedutaan Besar di Moskow.

Dengan pertumbuhan kerja sama yang signifikan antara Indonesia dan Rusia, termasuk lonjakan volume perdagangan hingga 40 persen dalam empat bulan pertama tahun 202, kehadiran KJRI di titik-titik strategis akan memberikan nilai tambah yang sangat besar.

Baca juga : Pesan Strategis Dari KTT BRICS 2025: Kepemimpinan Indonesia Di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Rahman menilai, St. Petersburg sebagai pusat budaya dan ekonomi, serta Vladivostok berperan penting di wilayah Timur Jauh dan berbatasan langsung dengan Asia Pasifik, merupakan simpul penting untuk memperluas jaringan kerja sama Indonesia di kawasan Rusia dan sekitarnya.

"Keduanya akan menjadi pintu diplomasi yang menjangkau lebih banyak komunitas WNI dan mitra strategis," ujar Rahman dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyampaikan apresiasi atas arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Sugiono, yang dinilai telah menunjukkan kapasitas geopolitik yang kuat dan terukur.

"Kami melihat bahwa kebijakan luar negeri Indonesia semakin presisi, realistis, dan berbasis kepentingan nasional jangka panjang," ujarnya.

Baca juga : FKUI Jalin Kemitraan Strategis Dengan Dua Kampus Kedokteran Rusia

Dikatakan, peningkatan relasi dengan Rusia, termasuk dalam kerja sama BRICS dan investasi strategis, merupakan hasil dari kepemimpinan yang memahami dinamika global secara menyeluruh. KNPI mendukung langkah-langkah ini dengan pendekatan partisipatif dari generasi muda.

Sementara itu, Teguh Imanullah, Ketua Badan Perwakilan KNPI di Federasi Rusia, menegaskan, gagasan pembentukan KJRI di kedua kota tersebut bukanlah ide baru atau reaktif. Melainkan berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan yang sudah ia rasakan selama lebih dari 7 tahun tinggal di Rusia.

"Sebagai Badan Perwakilan KNPI di Federasi Rusia, KJRI di St. Petersburg dan Vladivostok bukan sebuah ide kemarin malam. Ini adalah kebutuhan WNI di kota ini dan bisa memperkuat posisi tawar kerja sama strategis Indonesia–Rusia serta wilayah Eropa Timur dan Asia Tengah," ungkapnya.

St. Petersburg, kata dia, adalah kota terbesar kedua di Rusia, dengan banyaknya basis perusahaan serta institusi pendidikan dan ilmu pengetahuan ternama untuk wilayah post-Soviet countries.

Baca juga : Menkum Paparkan Inovasi Layanan Hukum Digital Di St. Petersburg Legal Forum

Kota ini juga dikenal dengan peran aktif anak muda dan tingkat partisipasi volunteering tertinggi di Rusia dan regional CIS (Commonwealth of Independent States).

Belum lagi berbagai forum internasional strategis seperti St. Petersburg International Economic Forum yang rutin digelar di sana. "Pembentukan KJRI di kedua kota ini adalah keniscayaan," tegas Teguh.

DPP KNPI meyakini bahwa pembukaan KJRI di St. Petersburg dan Vladivostok akan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kehadiran Indonesia di Rusia, memperluas kerja sama lintas sektor, dan menjadi titik strategis baru dalam memperjuangkan kepentingan nasional melalui jalur diplomasi generasi baru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.