Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat memburu buronan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR Harun Masiku ke beberapa kota di Tanah Air, dalam beberapa pekan terakhir.
"Penyidik dalam minggu-minggu ini sudah kembali ya dari luar kota untuk mencari," ujar Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025).
Meski begitu, Jenderal Polisi bintang satu itu enggan membeberkan kota mana yang sempat disinggahi penyidik. Dia khawatir, jika informasinya bocor, Harun Masiku kembali melarikan diri.
Baca juga : KPK Sebut Paspor Harun Masiku Sudah Dicabut Sejak 2020
“Karena ada informasi di suatu tempat, sudah kita konfirmasi, sedang kita cari,” imbuhnya.
Sebelumnya, KPK sempat menyampaikan, Harun Masiku terdeteksi berada di Filipina pads sekitar Juli 2023.
"Itu sekitar pertengahan tahun ini ya, atau kalau nggak Juli setelah Juli lah, pernah berangkat ke sana (Filipina)," kata Asep, Rabu (29/11/2023).
Baca juga : 5 Buronan Belum Tertangkap, Termasuk Harun Masiku, KPK: Kami Masih Utang
Sebagai informasi, KPK telah menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terbaru terhadap Harun Masiku pada Kamis (5/12/2024).
Surat itu menggantikan surat DPO sebelumnya yang dikeluarkan pada Jumat (17/1/2020). Dalam surat DPO terbaru, KPK mencantumkan ciri-ciri lengkap Harun Masiku.
Dia disebut merupakan pria kelahiran Ujung Pandang, 21 Maret 1971, memiliki tinggi badan 172 cm, kulit sawo matang, dan alamat terakhir di Limo, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Baca juga : Hasto Dapat Amnesti, KPK Tetap Buru Harun Masiku
“Ciri khusus: berkacamata, kurus, suara sengau, logat Toraja/Bugis,” demikian isi DPO yang ditandatangani eks Wakil Ketua KPK saat itu, Nurul Ghufron.
KPK mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Harun untuk segera melapor kepada penyidik Rossa Purbo Bekti melalui email [email protected] atau nomor telepon 021-25578300.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya