Dark/Light Mode

Kota Masa Depan, Titik Pulang Diaspora

IKN Tuan Rumah Kongres Diaspora Indonesia Ke-8

Jumat, 8 Agustus 2025 16:46 WIB
Untuk pertama kalinya, Kongres Diaspora Indonesia (CID) digelar di jantung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 1-3 Agustus 2025. Foto: Istimewa
Untuk pertama kalinya, Kongres Diaspora Indonesia (CID) digelar di jantung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 1-3 Agustus 2025. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk pertama kalinya, Kongres Diaspora Indonesia (CID) digelar di jantung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 1-3 Agustus 2025.

Perhelatan ini menjadi tonggak kolaborasi global diaspora Indonesia. Sehingga menegaskan posisi IKN sebagai kota dunia masa depan yang terbuka, inklusif, dan berakar pada nilai kebangsaan.

Mengusung tema “Bersama Diaspora Mewujudkan IKN Menjadi Kota Dunia Untuk Semua”, kongres mempertemukan ratusan diaspora dari berbagai negara, pemimpin nasional, akademisi, pelaku bisnis, dan komunitas lokal dalam forum diskusi, kunjungan lapangan, pameran budaya, serta penandatanganan perjanjian kolaboratif dengan Pemerintah.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Nusantara bukan sekadar pemindahan ibu kota, melainkan perwujudan mimpi besar bangsa.

“Di Nusantara, selain menyaksikan kemajuan pembangunan, para diaspora juga bisa menikmati kekayaan alam dan budaya seperti konservasi orang utan di Samboja atau Teluk Balikpapan. Saya mendukung penuh kongres ini. Sebagai mantan diaspora, saya ingin diaspora menunjukkan kecintaannya pada tanah air. Melalui kongres ini, kita wujudkan IKN sebagai kota dunia bersama diaspora,” kata Basuki, dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2025).

Baca juga : KOPNUS Dukung Layanan Pensiun ke Kantor Pos Indonesia

Kehadiran diaspora di IKN menjadi simbol bahwa kota ini dibangun untuk masa depan, sekaligus merangkul masa lalu dan mempererat koneksi dengan anak bangsa di seluruh dunia.

CID ke-8 merupakan hasil sinergi Indonesian Diaspora Network (IDN) Global dan Otorita IKN.

Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani meliputi Eco Fashion Nusantara, Pameran Foto Kalimantan Masa Lalu dan Perjuangan Diaspora 1945, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan SDM IKN, serta Digitalisasi Administrasi Desa.

Senada, Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw mengatakan pihaknya ingin menjadikan IKN sebagai identitas milik semua, termasuk diaspora.

"Kongres ini bukan hanya ajang temu, tapi forum kontribusi. Kami mengundang gagasan segar, energi baru, dan kemitraan nyata dari diaspora untuk turut mewarnai arah kota ini," sambung Troy.

Baca juga : InJourney Hospitality Berkolaborasi dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia

Seluruh rangkaian acara didokumentasikan oleh Bentala Project, gerakan narasi dan media budaya yang diinisiasi oleh Master Bagasi.

Bentala menghidupkan semangat #GelombangNusantara yang mengangkat kisah dan kontribusi diaspora, serta menjadi jembatan cerita antara tanah air dan anak bangsa di luar negeri.

Sementara, Presiden IDN Global terpilih, Nathalia Widjaja, menyampaikan IKN membuktikan bukan sekadar proyek pembangunan, tapi ruang belajar, bertumbuh, dan berkontribusi.

"Kami merasa disambut bukan sebagai tamu, tapi sebagai bagian dari masa depan kota ini," aku Nathalia.

Sedangkan, mantan Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono, menambahkan pihaknya melihat langsung IKN bukan hanya fisik, tapi juga nilai dan mimpi bersama. "Peran diaspora adalah memperkuat arah ini," pungkas Sulistyawan.

Baca juga : Wamenlu RI Anis Matta Ajak Diaspora Bangun IKN Di Kongres CID ke-8

Adapun CID ke-8 menandai dimulainya fase baru IKN. Kota yang dibangun untuk semua, termasuk anak bangsa di manapun mereka berada. IKN menjadi rumah besar yang menyambut kembali putra-putri terbaiknya, sekaligus panggung kolaborasi dan cermin masa depan Indonesia yang inklusif.

Melalui lensa Bentala, semangat ini akan terus mengalir dan menyebarkan #NusantaraWave ke seluruh dunia. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.