Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BNPB: 1 Korban Kritis Gempa Poso Meninggal Dunia, Tertimpa Reruntuhan Gereja
Senin, 18 Agustus 2025 09:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 6,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (17/8/2025) pukul 05.38 WIB.
Laporan kaji cepat per Minggu (17/8) pukul 23.42 WIB mengungkap, warga yang meninggal dunia merupakan pasien yang sebelumnya mengalami kritis usai tertimpa reruntuhan bangunan pasca gempa di Gereja Elim Masani, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulteng.
Saat gempa terjadi, para jemaat tengah mengikuti ibadah pagi. Sejumlah jemaat dilaporkan tertimpa material kayu dan batako dari bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi.
Sementara itu, hasil kaji cepat sementara memaparkan, jumlah rumah yang mengalami kerusakan meningkat. Terdapat sedikitnya 12 unit rumah rusak berat dan 33 unit rumah rusak ringan.
Baca juga : Kabar Duka, Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia
Sesuai instruksi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, sebagai bentuk respon cepat, pemerintah melalui BNPB segera melaksanakan rapat koordinasi penanganan darurat bencana gempa melalui ruang komunikasi digital pada Minggu (17/8/2025) malam.
Rapat ini dipimpin oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan yang dihadiri perwakilan Kemenko PMK, Bupati Poso, Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kalaksa BPBD Poso, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Poso.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB diberangkatkan pada Senin (18/8/2025) dini hari menuju
Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini berdasarkan laporan kaji cepat per Minggu (17/8) pukul 23.42 WIB.
Baca juga : BNI Permudah Aktivasi Rekening Dormant, Tanpa Dikenakan Biaya
Dilaporkan warga yang meninggal dunia merupakan pasien yang sebelumnya mengalami kritis usai tertimpa reruntuhan bangunan pascagempa di Gereja Elim Masani, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Saat gempa terjadi, para jemaat tengah mengikuti ibadah pagi. Sejumlah jemaat tertimpa material kayu dan batako dari bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi.
Sementara itu, data kerusakan rumah juga mengalami peningkatan. Kaji cepat sementara, tercatat sedikitnya 12 unit rumah rusak berat dan 33 unit rumah rusak ringan.
Sesuai dengan instruksi Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos M.M., sebagai bentuk respon cepat, pemerintah melalui BNPB segera melaksanakan rapat koordinasi penanganan darurat bencana gempabumi melalui ruang komunikasi digital pada Minggu (17/8) malam. Rapat ini dipimpin oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan yang dihadiri oleh perwakilan Kemenko PMK, Bupati Poso, Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kalaksa BPBD Poso dan jajaran forkopimda Kabupaten Poso.
BNPB menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB ke Poso pada Senin (18/8) dini hari, untuk melakukan upaya penanganan darurat dan pendampingan Pemerintah Daerah di lokasi kejadian.
Baca juga : Lawan Saudi dan Irak di Putaran Empat Piala Dunia, Garuda Tidak Gentar
Untuk tahap awal, akan dikirimkan bantuan berupa makanan siap saji, tenda pengungsi, tenda keluarga, hygiene kit, selimut, dan matras.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya