Dark/Light Mode

24 Tokoh Yang Pernah Menjadi Menlu RI, Retno Marsudi Satu-satunya Wanita

Selasa, 19 Agustus 2025 17:14 WIB
Kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: dok. Kemlu)
Kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: dok. Kemlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri merupakan satu dari total 12 kementerian (dulu bernama departemen) yang didirikan Republik Indonesia pada masa awal kemerdekaan: 19 Agustus 1945.

Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, Kemlu memiliki peran yang sangat penting. Terutama,  dalam diplomasi untuk mendapatkan pengakuan internasional. Sebab, meskipun Proklamasi 17 Agustus 1945 sudah dikumandangkan, kemerdekaan Indonesia belum dianggap sah tanpa pengakuan negara lain.

Di tengah situasi itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) pertama RI Achmad Soebardjo bergerak cepat membuka komunikasi dengan negara-negara lain. Kantor Kedutaan dan Perwakilan RI pertama kali dibuka di Mesir, India, dan beberapa negara Eropa Timur.

Baca juga : MBG Buka Peluang Kerja Dan Rezeki Untuk Lansia

Mesir kemudian menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui kedaulatan RI, pada tahun 1947. Dukungan dari negara-negara Arab, India, dan PBB, memberi tekanan kepada Belanda agar menghentikan agresinya.

Peran penting itu kemudian terus dijalankan Kemlu, hingga 80 tahun usianya. Dari zaman kemerdekaan, hingga era global penuh ketidakpastian seperti sekarang ini.

Sejak pertama kali dibentuk, Kemlu telah memiliki 24 Menteri Luar Negeri. Termasuk, mereka yang bertugas sebagai pelaksana tugas (ad-interim).

Baca juga : Rekor, Mendayung Perahu Sendiri Di Samudra Atlantik

Beberapa tokoh mendapat status Pahlawan Nasional seperti Achmad Soebardjo, Sutan Syahrir, Agus Salim, Mohammad Hatta, Ide Anak Agung Gde Agung, dan Adam Malik.

Sementara Retno Marsudi tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang menjadi diplomat utama Indonesia.

Berikut 24 nama tokoh yang pernah menjabat Kemlu, sejak tahun 1945 hingga sekarang:

  1. Achmad Soebardjo (1945, 1951–1952)
  2. Sutan Syahrir (1945–1947) 
  3. Agus Salim (1947–1949)
  4. Syafrudin Prawiranegara (ad-interim, 1948–1949)  
  5. Alexander Andries Maramis (1949) 
  6. Sri Sultan Hamengkubuwono IX (ad-interim, 1949) 
  7. Mohammad Hatta (1949–1950)
  8. Mohammad Roem (1950–1951) 
  9. Wilopo (ad-interim, 1952)
  10. Moekarto Notowidigdo (1952–1953)  
  11. Soenario Sastrowardoyo (1953–1955)  
  12. Ide Anak Agung Gde Agung (1955–1956)
  13. Roeslan Abdulgani (1956–1957)
  14. Ali Sastroamidjojo (ad-interim, 1957) 
  15. Soebandrio (1957–1966)
  16. Adam Malik (1966–1977)
  17. Syarief Thayeb (ad-interim, 1977–1978)
  18. Mochtar Kusumaatmadja (1978–1988) 
  19. Ali Alatas (1988–1999)
  20. Alwi Shihab (1999–2001)
  21. Hassan Wirajuda (2001–2009) 
  22. Marty Natalegawa (2009–2014)  
  23. Retno Marsudi (2014–2024) 
  24. Sugiono (2024–sekarang)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.