Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sekolah Rakyat Capai 100 Unit, Prabowo Apresiasi Kinerja Menteri
Sabtu, 23 Agustus 2025 14:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil nyata.
Hingga Agustus 2025, tercatat 100 sekolah berbasis pendidikan gratis dan berasrama berhasil didirikan berkat percepatan kerja para menteri di Kabinet Merah Putih.
Presiden Prabowo menyampaikan, apresiasi atas kerja keras jajaran kabinetnya.
Baca juga : Dengarkan Testimoni Murid Sekolah Rakyat, Prabowo Menitikkan Air Mata
Ia menekankan, bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi juga sarana agar anggaran negara benar-benar dirasakan rakyat.
"Kalau bisa Rp100 sampai ke rakyat. Kita harus menjaga anggaran ini tidak boleh bocor. Karena itu, pendidikan sangat penting agar anak-anak muda bisa mengelola kekayaan bangsa," ujar Prabowo dalam acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Mendagri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, Mensos Saifullah Yusuf, Menag Nasaruddin Umar, Menkomdigi Meutya Hafid, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Baca juga : Menko Polkam: Sekolah Rakyat Investasi Bangsa Untuk Indonesia Emas 2045
Prabowo menceritakan, awalnya ia memperkirakan Sekolah Rakyat baru bisa terealisasi pada Juli 2026. Namun, para menteri menyanggupi untuk mempercepat hingga dapat diwujudkan pada Juli 2025.
"Hasilnya 100 sekolah. Sebentar lagi 165. Kita harapkan tahun depan 200 sekolah," katanya.
Pematangan konsep Sekolah Rakyat dilakukan melalui sejumlah rapat terbatas di Istana Negara bersama beberapa menteri, termasuk Mensos Saifullah Yusuf, Mendagri Tito Karnavian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, MenPAN-RB Rini Widiyantini, dan Kepala BPS Amalia Adininggar.
Baca juga : Survei ISS, 78 Persen Publik Puas Atas Kinerja Pemerintah
Kemendagri berperan penting sebagai koordinator pusat dan daerah, memastikan dukungan pemerintah daerah mulai dari penyediaan lahan, infrastruktur, hingga sumber daya manusia.
Pada 29 Juli 2025, Prabowo kembali memanggil para menteri ke Istana untuk melaporkan perkembangan. Saat itu, dilaporkan 100 Sekolah Rakyat siap beroperasi pada Juli dan jumlahnya akan bertambah menjadi 165 sekolah pada September.
"Terus terang saja, ini di luar harapan saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada tim lintas kementerian yang berhasil merencanakan, mendirikan dan mengoperasikan Sekolah Rakyat sampai hari ini 100 sekolah," pungkas Prabowo
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya