Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulangkan pegawainya lebih cepat, imbas adanya demonstrasi di beberapa lokasi, di Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Pemulangan dilakukan secara bertahap sejak pukul 14.00 WIB. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, hal ini untuk mengantisipasi kondisi dan situasi pada Jumat ini. Dia menjelaskan, para pegawai yang boleh pulang cepat ialah yang tidak mendapat tugas khusus.
"Betul (dipulangkan lebih cepat), untuk mengantisipasi kondisi dan situasi hari ini, maka pegawai yang tidak ada tugas khusus dan harus diselesaikan di kantor hari ini, dapat melanjutkan pekerjaan dengan mekanisme bekerja dari mana saja (BDM)," kata Budi melalui keterangannya, Jumat siang.
"Secara bertahap mulai pukul 14.00 WIB," sambungnya.
Baca juga : Soal Biodiesel, WTO Menangkan RI Lawan Uni Eropa
Dari pantauan, sejumlah pegawai KPK tampak pulang lebih cepat. Mereka bergantian meninggalkan Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan pada Jumat siang.
Diketahui, aksi massa kembali berlanjut pada hari ini. Salah satunya di depan Mako Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat.
Aksi ini merupakan buntut dari tewasnya Affan Kurniawan karena tertabrak kendaraan taktis (rantis), di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga : Dubes Achmad Rizal Purnama Suguhkan Pertunjukan Betawi Di Ankara
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo langsung menemui keluarga almarhum di RSCM dan menyampaikan belasungkawa serta permintaan maaf kepada masyarakat.
“Tentunya saya juga minta maaf kepada seluruh keluarga besar ojol dan juga masyarakat atas musibah dan peristiwa yang terjadi," ujar Kapolri, Jumat (29/8/2025) dini hari tadi.
Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyatakan, tujuh oknum polisi telah diamankan dalam kasus tewasnya Affan Kurniawan. Ketujuh orang tersebut yakni Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, Baraka D.
"Saat ini pelaku sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan gabungan Propam Polri dan Brimob karena pelaku kesatuan asal dari Brimob," tuturnya.
Baca juga : Influencer Diare, Penerbangan Pesawat Ditunda
Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan belasungkawa atas tewasnya Affan. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya