Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa Bagi Polisi Terluka Saat Jaga Demo
Senin, 1 September 2025 17:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memastikan, seluruh personel polisi yang terluka saat menjaga aksi unjuk rasa yang berlangsung rusuh dalam sepekan terakhir akan mendapatkan apresiasi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Hal itu disampaikan Prabowo saat menjenguk anggota polisi yang mengalami cedera yang dirawat di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta, Senin (1/9/2025). Presiden Prabowo
"Semua petugas dinaikkan pangkat, dinaikkan pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir," ujar Prabowo.
Baca juga : Peran Tim Komunikasi Krusial Bagi Pejabat Negara
Kepala Negara menekankan, aparat wajib melindungi masyarakat, termasuk peserta aksi yang menyampaikan pendapat secara damai sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
"Kalau demonstran murni, yang baik, justru oleh aparat harus dilindungi. Hak menyampaikan pendapat dijamin oleh Undang-Undang. Namun, ada ketentuannya, demonstrasi harus damai, harus sesuai undang-undang," jelasnya.
Baca juga : GoTo Beri Santunan Untuk Keluarga Ojol Korban Demo Di Makassar
Prabowo merujuk pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang mengatur mekanisme perizinan dan durasi penyampaian pendapat.
"Undang-Undang mengatakan, kalau mau demonstrasi harus minta izin. Izin harus diberikan, dan berakhir pada pukul 18.00," tambahnya.
Baca juga : KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Jatinegara dan Lempuyangan
Prabowo menerima laporan adanya upaya provokasi dalam aksi tersebut. Ada sejumlah pihak sengaja menciptakan kekacauan dengan membawa bahan peledak dan petasan berdaya ledak tinggi.
"Di berbagai tempat saya dapat laporan, datang truk-truk berisi petasan besar. Ini anggota banyak kena petasan, ada yang terbakar leher, ada paha, bahkan ada yang terbakar di bagian vital. Ini menurut saya sudah perusuh, niatnya bakar," pungkas Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya