Dark/Light Mode

Gubernur Sulbar Kolaborasi Bareng Pemerintah Pusat Genjot Pembangunan

Jumat, 12 September 2025 21:37 WIB
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Foto: Istimewa
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka memastikan pihaknya akan memaksimalkan APBD 2025 untuk kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Gubernur Suhardi menyusul keputusan Pemerintah yang menekan Transfer Keuangan ke Daerah (TKD).

Baca juga : Terus Tambah Lahan Pertanian, Pemerintah Pede 2025 Swasembada Pangan

Kata SDK, sapaan akrabnya, Pemprov Sulbar akan menyesuaikan kebijakan fiskal. Fokus pada program prioritas seperti infrastruktur dan UMKM.

Juga, mendorong sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca juga : Dukung Jakarta Kota Global, Sarana Jaya Genjot Hunian Terjangkau

"Pemprov Sulbar kekurangan Rp 300 miliar lebih. Hanya gaji dengan tunjangan, sulit lagi kita membangun. Tapi saya sebagai gubernur, saya berupaya semaksimal mungkin untuk daerah ini tetap dibangun walaupun bukan lewat APBD," kata SDK saat membuka kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tambahan penghasilan perangkat desa di Marasa Corner Kompleks, Sulbar, Kamis (11/9/2025).

Dia menekankan, pihaknya akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur penting. Misalnya jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah sehingga dapat mendukung ekonomi lokal di enam kabupaten.

Baca juga : Jabar Usulkan 10 Daerah Otonomi Baru ke Pemerintah Pusat

"Kemarin saya ketemu Menteri Pekerjaan Umum, saya diberikan Rp 291 miliar untuk di enam kabupaten. Sementara proses tender Rp 148 miliar, dan kira-kira dua minggu kedepan tender lagi Rp 140 miliar lebih, karena kita dikasi Rp 291 miliar lebih untuk membangun 6 kabupaten," ungkap SDK.

"Termasuk jembatan Karena yang baru saja rusak. Itu melalui anggota DPR, saya minta sama pak Zulfikar Suhardi, bahwa tolong komunikasi dengan komisi V dan kementerian PU, ada jembatan vital yang tiba-tiba rusak. Alhamdulillah Rp 27 Miliar," pungkas SDK.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.