Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bamsoet Beri Kuliah Kepemimpinan Strategis di S2 Unhan, Beri Contoh Gaya Prabowo
Rabu, 15 Oktober 2025 17:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dosen tetap Pascasarjana Universitas Pertahanan (Unhan), Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa arah kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk menata ulang budaya organisasi pemerintahan dan memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Karakter kepemimpinan yang dibangun saat ini akan menentukan seberapa jauh bangsa Indonesia mampu menghadapi tantangan global yang makin kompleks.
Politisi yang akrab disapa Bamsoet ini menerangkan, Presiden Prabowo membawa model kepemimpinan yang tegas, visioner, dan berorientasi hasil. Ini contoh konkret dari kepemimpinan transformasional dan strategis.
"Beliau tidak sekadar mengelola, tetapi menggerakkan seluruh elemen bangsa menuju tujuan besar, yaitu menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dan politik yang disegani,” ujar Bamsoet, saat memberikan kuliah Pascasarjana (S2) Fakultas Keamanan Nasional, Unhan, secara daring, Rabu (15/10/2025).
Baca juga : Beri Kuliah di Pasca Unhan, Bamsoet Dorong Sistem E-Voting dalam Pemilu
Ketua DPR ke-20 dan Ketua MPR ke-15 ini menjelaskan, dalam konteks budaya organisasi, gaya kepemimpinan transformasional dibutuhkan untuk menumbuhkan semangat kolektif, memperkuat loyalitas, serta menanamkan nilai integritas dan disiplin di seluruh tingkatan birokrasi. Gaya kepemimpinan semacam ini, bukan sekadar memimpin dari depan, tetapi menumbuhkan semangat kolektif dan rasa tanggung jawab bersama dalam setiap lini pemerintahan.
Di masa lalu, kata Bamsoet, publik sering terjebak dalam pola birokrasi yang kaku dan hirarkis. Padahal, untuk mewujudkan Indonesia Emas, bangsa ini butuh budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif.
"Presiden Prabowo memahami hal itu, terlihat dari langkah awal pemerintahannya yang menekankan efisiensi, kecepatan eksekusi, dan sinergi lintas sektor,” jelas Bamsoet.
Baca juga : Pertamina Hulu Energi Tegaskan Peran Strategis di Industri Migas Nasional
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini memaparkan, kepemimpinan transformasional bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan seni membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama. Seorang pemimpin harus mampu menanamkan makna di balik setiap kebijakan.
Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo, komunikasi publik yang kuat dan kehadiran langsung Presiden dalam berbagai isu strategis menjadi bentuk kepemimpinan yang memberi teladan nyata. Ketika Presiden hadir di tengah rakyat, meninjau proyek strategis, berdialog dengan petani, pelajar, atau prajurit, itu menciptakan kedekatan emosional.
"Kepemimpinan yang hadir langsung membuat rakyat merasa menjadi bagian dari perubahan. Ini menumbuhkan rasa percaya dan semangat kebangsaan,” kata Bamsoet.
Baca juga : Pulsa Berlebih Kini Bisa Jadi Saldo, Begini Caranya
Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini menuturkan, seorang pemimpin yang kuat tidak diukur dari seberapa keras memberi perintah, tetapi seberapa besar ia mampu menumbuhkan motivasi dalam diri orang lain. Kepemimpinan seperti ini berperan penting untuk menjaga kohesi sosial di tengah perbedaan politik, agama, maupun budaya.
Pengalaman Presiden Prabowo sebagai prajurit, pengusaha, dan politisi menjadikannya sosok yang memahami pentingnya keseimbangan antara visi besar dan eksekusi. "Beliau tahu kapan harus mendobrak, kapan harus menahan diri, serta menggerakkan orang lain untuk ikut berjalan bersama. Inilah kombinasi kepemimpinan strategis dan transformasional yang kita butuhkan saat ini," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya