Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Munas ke-6 Hidayatullah, Kuatkan Sinergi Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045
Rabu, 22 Oktober 2025 19:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hidayatullah menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 bertema “Sinergi Anak Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045”, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 20-23 Oktober 2025.
Pembukaan yang digelar Selasa (21/10/2025) dengan dihadiri Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, serta sejumlah tokoh nasional, anggota DPD RI, dan lebih dari 2.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Menag memberikan apresiasi tinggi atas kiprah Hidayatullah yang selama lebih dari setengah abad konsisten membangun umat melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca juga : UMKM Lokal Meriahkan wondr by BNI Indonesia Masters 2025 Di Medan
“Munas Hidayatullah ini bukan hanya agenda internal organisasi, tetapi momentum strategis untuk memperkuat sinergi umat menuju Indonesia Emas 2045. Saya mengapresiasi semangat kader Hidayatullah yang terus menjaga harmoni antara nilai keislaman dan keindonesiaan. Inilah teladan ormas Islam yang matang dalam berpikir dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Menag.
Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq menegaskan, Munas ke-6 menjadi tonggak penting perjalanan Hidayatullah yang kini memasuki usia 52 tahun. “Munas ke-6 ini menandai babak baru perjalanan Hidayatullah. Setelah lebih dari setengah abad, kita memasuki era baru yang menuntut sinergi, kolaborasi, dan regenerasi,” ucap Nashirul Haq.
Ia menekankan, kejayaan umat dan bangsa hanya bisa dicapai melalui kerja sama lintas sektor—antara pemerintah, parlemen, dan masyarakat sipil. “Kita semua memiliki tujuan yang sama: mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat. Karena itu, sinergi anak bangsa menjadi kunci utama menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Baca juga : Ribuan Warga Padati Velodrome, Doakan Prabowo Bawa Indonesia Makmur
Lebih lanjut, Nashirul menyoroti pentingnya regenerasi dan modernisasi organisasi agar Hidayatullah tetap relevan menghadapi tantangan zaman.
“Organisasi yang sudah setengah abad ini harus lebih progresif, dikelola oleh tenaga muda yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap era digital. Kita tetap berpegang pada nilai-nilai Islam, namun harus mampu memanfaatkan teknologi dan manajemen modern agar bisa melaju lebih cepat,” katanya.
Ia menambahkan, regenerasi bukan berarti menyingkirkan para senior, melainkan menempatkan mereka pada posisi strategis sebagai penjaga nilai dan penasehat organisasi.
Baca juga : 232 Atlet Fari 15 Negara Siap Berlaga Di wondr by BNI Indonesia Masters 2025
“Para senior tetap menjadi penjaga nilai dan pemberi arah, sementara generasi muda menjadi motor penggerak di lapangan. Sinergi inilah yang akan menjaga keberlanjutan perjuangan Hidayatullah,” tutup Nashirul Haq.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya