Dark/Light Mode

Idrus Marham: Bahlil Konsisten Menjaga Kedaulatan Energi Nasional

Sabtu, 25 Oktober 2025 19:09 WIB
Idrus Marham. (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Idrus Marham. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar bidang kebijakan publik, Idrus Marham menilai, sikap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang tetap teguh menghadapi serangan pribadi di media sosial mencerminkan semangat Pancasila dan filosofi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Idrus, keteguhan Bahlil menunjukkan karakter pemimpin yang berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kelompok tertentu, serta sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam menjaga marwah dan kedaulatan negara. “Konstruksi berpikir Pak Prabowo itu mengajak kita menyadari bahwa Indonesia adalah rumah besar bangsa yang harus dirawat dengan nilai kekeluargaan, gotong royong, solidaritas, dan nasionalisme,” ujar Idrus di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Idrus juga menyoroti maraknya serangan dan framing negatif terhadap Bahlil di media sosial. Ia menyebut fenomena itu sebagai “paradoks demokrasi” di tengah keterbukaan informasi publik saat ini.

“Yang dilakukan Pak Bahlil itu menjadikan rakyat sebagai subjek dalam pengelolaan sumber daya alam, bukan hanya sebagai objek atau penonton. Kebijakan di sektor energi yang dijalankan beliau sangat jelas berpihak pada rakyat,” katanya.

Baca juga : Arah Baru Tata Kelola Migas, Pemerintah Perkuat Peran Rakyat di Energi Nasional

Idrus menambahkan, berbagai capaian Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Bahlil menunjukkan arah kebijakan yang konsisten dengan semangat pemerataan dan kemandirian energi nasional.

Salah satu di antaranya adalah terbitnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang memberi ruang bagi koperasi, BUMD, dan UMKM untuk mengelola 45.000 sumur minyak rakyat. Program ini diproyeksikan meningkatkan produksi hingga 10.000 barel per hari serta menciptakan 225 ribu lapangan kerja baru.

Selain itu, melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025, pemerintah membuka peluang bagi UMKM dan koperasi mengelola wilayah izin usaha pertambangan sebagai upaya pemerataan ekonomi.

Program lain seperti Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Listrik Desa (Lisdes) juga terus diperluas. Tahun 2025, pemerintah menargetkan 215 ribu rumah tangga penerima manfaat BPBL dan membangun jaringan listrik di 1.285 lokasi dengan jangkauan 77.616 rumah tangga baru.

Dari sisi makro, sektor ESDM juga menunjukkan hasil positif. Produksi minyak nasional naik 4,79 persen menjadi 604,7 ribu barel per hari, sementara realisasi investasi Januari–Agustus 2025 mencapai 17,20 miliar dolar AS atau naik 8,5 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Baca juga : Gol Telat Athekame Selamatkan Milan Dari Kekalahan Di San Siro

Idrus menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen Bahlil menjalankan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat kedaulatan energi dan hilirisasi sumber daya alam.

“Pak Bahlil sadar betul tugasnya sebagai pembantu Presiden. Cara berpikirnya selalu dalam koridor menjaga marwah negara, sebagaimana yang dipesankan Bapak Presiden,” ujarnya.

Terkait langkah dua organisasi sayap Partai Golkar — Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) — yang mendatangi Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri untuk berkonsultasi hukum atas unggahan yang dianggap menghina Bahlil, Idrus memastikan langkah tersebut bukan perintah partai.

“Tidak ada kebijakan partai untuk melapor, apalagi perintah dari Ketua Umum. Ini murni ekspresi semangat anak muda yang ingin menjaga marwah organisasi dan pemimpinnya,” tegasnya.

Idrus menegaskan, Partai Golkar tetap terbuka terhadap kritik, bahkan terhadap fitnah sekalipun, karena tantangan merupakan bagian dari proses perjuangan politik. “Perjuangan untuk rakyat perlu proses. Tantangan bukan hambatan, tapi pemacu untuk melahirkan kebijakan produktif bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya menegaskan.

Baca juga : Menpora Minta PB Cabor Koordinasi dengan Kemenpora Soal Event Internasional

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan tidak akan mundur sedikit pun dalam menjalankan kebijakan negara di sektor energi dan sumber daya mineral sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, meski menghadapi berbagai serangan dan komentar negatif di media sosial.

Bahlil mengaku sudah terbiasa menghadapi hinaan sejak masa kecil, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh serangan pribadi.

“Pribadi saya, yang sudah mengarah ke pribadi, saya itu memang sudah biasa dihina sejak kecil. Saya bukan anak pejabat, bukan anak orang kaya, saya hanya anak kampung. Ibu saya buruh cuci, ayah saya buruh bangunan. Jadi hinaan itu sudah biasa sejak saya SD,” kata Bahlil di sela konferensi pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/10/2025)

Namun, ia menegaskan tidak akan membiarkan ada pihak mana pun yang mencoba mengintervensi arah kebijakan negara di sektor energi. “Saya tidak mau ada pihak-pihak yang mendorong keinginannya untuk mengintervensi kebijakan negara. Apa pun akan kita pertaruhkan demi kedaulatan negara,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.