Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lewat Innovillage 2025, Telkom Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Digital
Kamis, 30 Oktober 2025 14:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Telkom University secara resmi membuka Sosialisasi Innovillage 2025, yang menandai dimulainya penyelenggaraan Innovillage ke-6.
Kegiatan digelar secara hybrid di Studio Innovillage Telkom University Bandung serta daring melalui Zoom dan YouTube Live, dengan diikuti lebih dari 900 partisipan dari seluruh Indonesia.
Tahun ini, Innovillage mengusung tema besar Drive Innovation, Create Impact, Build a Lasting Future dengan semangat Digital untuk Semua, Digital Talent untuk Indonesia.
Program Innovillage 2025 menitikberatkan pada lima isu strategis nasional, yakni Ketahanan Pangan, Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan UMKM, Lingkungan, serta Inklusi Disabilitas.
Baca juga : Indonesia Di Tengah Badai Dunia
Tahun ini, program juga memperkenalkan tiga skema kompetisi baru yang menekankan kolaborasi lintas disiplin, penguatan inovasi berkelanjutan, serta keterlibatan alumni melalui Innovillage Impact Network (IIN) komunitas yang kini telah beranggotakan lebih dari 7.000 alumni dari seluruh Indonesia.
Senior Manager SDGs Telkom, Suharsono dalam paparannya, menegaskan bahwa Innovillage merupakan ruang kolaboratif untuk mewujudkan program CSR Telkom yang berfokus pada implementasi SDGs.
"Melalui kolaborasi dengan mahasiswa dan perguruan tinggi, kami ingin menghadirkan program socio-digital-preneurship sebagai solusi atas berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Tahun ini, Innovillage ke-6 diharapkan memberi dampak lebih besar, menjawab tantangan nyata, dan mendukung agenda SDGs Indonesia,” ujar Suharsono dalam keterangannya Kamis (30/10/2025)
Ia menambahkan, sejak tahun pertama hingga kelima, lebih dari 800 inovasi telah lahir dari program ini dan memberikan manfaat bagi lebih dari 20 ribu penerima di berbagai daerah. Fokus tahun ini disesuaikan dengan hasil evaluasi SDGs Indonesia serta arah kebijakan nasional.
Baca juga : Mahadewi Dorong Penguatan Pendidikan Perempuan Dan Anak
"Kami mengundang mahasiswa dan dosen di seluruh Indonesia untuk segera bergabung di Innovillage. Lakukan social mapping, kenali permasalahan di sekitar, dan rancang solusinya. Kami akan memberikan bimbingan serta pendanaan bagi ide terbaik agar dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Ketua SDGs Center Telkom University, Runik Machfiroh menekankan bahwa Innovillage merupakan implementasi nyata konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berdampak langsung pada masyarakat.
"Enam tahun perjalanan Innovillage membuktikan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program, tetapi gerakan untuk kemajuan Indonesia. Mahasiswa tak hanya belajar teknologi, tapi juga mengasah empati sosial dan semangat kebangsaan," jelas Runik.
Ia memaparkan, selama lima tahun terakhir telah dihasilkan lebih dari 2.000 karya digital dan 6.806 produk inovatif.
Baca juga : Pameran GAFA 2025 Dorong Teknologi Fasad & Kaca Inovatif Dan Berkelanjutan
Tahun ini ditargetkan keterlibatan 130 universitas, 1.000 proposal, dan 3.000 peserta yang akan menghasilkan 180 prototipe siap diinkubasi dan dipasarkan.
Mahasiswa terpilih akan memperoleh pendanaan hingga Rp30 juta, serta hak publikasi, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan pelatihan teknologi, AI, media sosial, serta IT secara gratis.
"Innovillage adalah wujud nyata mahasiswa mencintai Indonesia dan menjadi agen percepatan tujuan pembangunan berkelanjutan," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya