Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Projo Dukung Prabowo-Gibran, Pasbata: Saatnya Bersatu Bangun Indonesia
Senin, 3 November 2025 07:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pasbata Prabowo, David Febrian Sandi menanggapi positif bergabungnya Projo dengan Partai Gerindra dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, hal itu merupakan langkah sah dan terhormat dalam politik kebangsaan. Dukungan ini berorientasi pada keberlanjutan visi pembangunan nasional.
“Jangan ada yang mencoba mengadu domba kami. Kami lahir dari Bapak Jokowi, dan hari ini kami berjuang bersama Bapak Prabowo untuk melanjutkan cita-cita besar beliau demi rakyat dan negara,” tegas David dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Kelahiran Projo, kata David, tidak dapat dilepaskan dari sosok Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menjadi inspirasi serta semangat dasar gerakan tersebut. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi perjuangan relawan hingga kini.
Baca juga : Berkat Program Prabowo, Rafli dari Aceh Kini Magang di Garuda Indonesia
“Projo lahir dari kecintaan terhadap Bapak Jokowi, dan itu tidak bisa dipungkiri. Fakta sejarah itu menjadi fondasi semangat perjuangan kami hingga hari ini,” tuturnya.
David menegaskan, Projo memiliki makna yang mendalam, yakni Projo adalah rakyat, dan Projo adalah negara. Mereka yang tergabung dalam Projo adalah rakyat yang mencintai bangsa dan negaranya.
Terkait perubahan logo Projo, David menilai hal itu bukan tanda lupa diri, melainkan wujud kedewasaan dan kematangan organisasi. Ia menekankan bahwa Projo tetap membawa nilai-nilai Jokowi dalam perjuangan bersama pemerintahan baru.
“Perubahan simbol tidak menghapus sejarah. Dengan nama Projo saja, semua orang tahu asal-usul dan semangat kami. Kami tetap membawa nilai-nilai Jokowi dalam perjuangan yang kini kami lanjutkan bersama Presiden Prabowo,” jelasnya.
Baca juga : Darmizal: Prabowo–Gibran Lanjutkan Keberanian Soekarno Dan Jokowi
David juga mengingatkan pihak-pihak yang masih menggiring opini dan menebar isu murahan di ruang publik. Menurutnya, Pilpres sudah usai dan bangsa ini perlu fokus bekerja, bukan terus berdebat tanpa arah.
"Sudahlah, kita sudahi semua ini. Pilpres sudah lewat. Mari kita ajari rakyat untuk pintar, bukan disuguhi pembodohan lewat isu-isu tak bermutu, seperti ijazah dan sebagainya. Sampai kapan energi bangsa mau dihabiskan untuk hal yang tidak berguna?” katanya.
Ia menambahkan, setiap orang memiliki kepintaran dan kemampuan masing-masing. Energi itu, kata David, seharusnya disalurkan untuk kemajuan bangsa, bukan untuk saling menjatuhkan.
“Alangkah baiknya jika kepintaran disumbangkan untuk negara dengan mendukung seluruh program Bapak Presiden Prabowo. Kalau kita benar-benar cinta negara dan rakyat, mari kita bersatu, bukan saling serang. Semua orang punya kekurangan, dan itu manusiawi. Yang terpenting adalah niat baik untuk membangun,” tutur David.
Baca juga : PSIM Vs Persik Kediri, Van Gastel Waspadai Laga Berat di Bantul
Ia pun menyerukan semangat rekonsiliasi dan persatuan nasional. “Sudah saatnya kita bekerja, bukan berdebat. Mari kita dukung bersama pemerintahan Prabowo-Gibran dengan semangat gotong royong dan cinta tanah air. Karena mencintai Indonesia berarti berdiri untuk rakyatnya,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya