Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Akhmad Gojali: Prestasi Prabowo Membanggakan di Level Nasional dan Global
Rabu, 5 November 2025 22:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPP Prabowo Mania 08, Akhmad Gojali Harahap, menilai sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan hasil positif menjelang akhir tahun 2025.
Hal itu disampaikan Gojali dalam program Bincang Tipis-Tipis yang dipandu oleh Erman Tale Daulay, membahas perjalanan satu tahun pemerintahan Prabowo, Rabu (5/11/2025).
Menurut Gojali, beberapa agenda utama seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih berjalan sesuai dengan visi Asta Cita, meski masih menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan.
“Program MBG ini memang belum sempurna, tapi jangan dijadikan bahan cemoohan. Semangatnya adalah memperbaiki. Program ini sangat dibutuhkan anak-anak kita, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan,” ujar Gojali, Rabu (5/11/2025).
Ia menyebut, antusiasme masyarakat terhadap program MBG sangat tinggi di berbagai daerah. Dukungan datang tidak hanya dari pelajar, tetapi juga dari para orang tua dan masyarakat yang merasakan manfaat langsungnya.
Baca juga : Jonan Dipanggil Presiden Prabowo Ke Istana, Bahas Apa?
Gojali menambahkan, salah satu aspek penting dalam pembangunan desa adalah penguatan Koperasi Merah Putih.
Menurutnya, koperasi ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi persoalan permodalan dan menghindari praktik rentenir yang meresahkan.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi jawaban atas keresahan masyarakat desa. Jika ini berjalan, akan tumbuh ekosistem ekonomi yang sehat: petani sebagai produsen, koperasi sebagai pengelola, dan masyarakat sebagai konsumen. Semuanya saling menguatkan,” jelasnya.
Ia menegaskan, DPP Prabowo Mania 08 terus melakukan kajian dan evaluasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari MBG, ketahanan pangan, hingga penguatan koperasi. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap arah kebijakan nasional.
Dalam kesempatan itu, Gojali juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari kedaulatan bangsa, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Ia menilai sektor pertanian mulai menunjukkan kemajuan nyata.
Baca juga : Rachmat Gobel Kolaborasikan Gorontalo-Sukabumi Kembangkan Pertanian Kedelai
“Saat ini terlihat kemajuan signifikan di sektor pertanian. Pemerintah sedang mencetak lahan sawah baru dan memperkuat produksi nasional untuk mengantisipasi krisis pangan,” ujarnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan peningkatan produksi beras nasional sepanjang 2025. Berdasarkan Survei Kerangka Sampel Area (KSA), produksi beras nasional Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, naik 4,15 juta ton atau 13,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa peningkatan ini dipicu oleh naiknya produksi padi yang diperkirakan mencapai 60,34 juta ton gabah kering giling (GKG), atau meningkat 13,55 persen dari tahun sebelumnya.
“Peningkatan paling signifikan terjadi pada periode Januari–April 2025, di mana produksi beras naik hingga 26,54 persen,” ungkapnPudji.
BPS mencatat potensi produksi beras terbesar berasal dari Pulau Jawa, terutama Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, diikuti oleh Sumatera (Lampung, Aceh, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara), serta wilayah Sulawesi Selatan dan Tengah, juga sebagian Bali, NTB, dan Kalimantan Selatan.
Baca juga : Trump Puji Prabowo, PAN: Kebanggaan bagi Indonesia dan Umat Islam Dunia
Gojali, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PB PMII di era Ketua Umum Nusron Wahid (kini Menteri ATR/BPN), menegaskan komitmennya untuk terus mengawal visi dan program pemerintah.
“Kita dukung penuh pemerintah. Kritik boleh, tapi yang terpenting adalah kontribusi nyata,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya