Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Arif menggantikan posisi Laksana Tri Handoko yang telah duduk di posisi ini sejak Tahun 2021. Arif dilantik bareng Amarulla Octavian yang akan menjabat Wakil Kepala BRIN.
Pelantikan dimulai dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keppres Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BRIN oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.
Baca juga : Kadin Pastikan Sektor Pelayaran Jadi Urat Nadi Perekonomian Nasional
Setelahnya, Presiden Prabowo mendikte sumpah jabatan.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Arif Satria dan Amarulla mengikuti ucapan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Baca juga : Prabowo Ubah Aspirasi Publik Jadi Mandat Kenegaraan
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika dan jabatan bekerja sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," ucap keduanya.
Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara, pengumandangan lagu Indonesia Raya, serta ucapan selamat dari Presiden Prabowo beserta sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih yang hadir.
Baca juga : Narkoba Jadi Ancaman Besar Masa Depan Kita
Arif adalah rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University periode 2017-2022 dan 2023-2028.
Arif juga pernah dipercaya menjadi salah satu anggota Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tahun lalu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya