Dark/Light Mode

Lawan Misinformasi-Disinformasi, Forum Pemred Umumkan Juara Anugerah Jurnalistik 2025

Selasa, 18 November 2025 11:18 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dan Ketua Forum Pemred Retno Pinasti (kiri) foto bersama pemenang Anugerah Jurnalistik Forum Pemred: jurnalis Rakyat Merdeka M Rusmadi (kedua kiri) dan Firsty Hestyarini yang mewakili Fazry (tengah), serta Jurnalis Media Indonesia Despian Nurhidayat (kedua kanan), usai event Run for Good Journalism 2025 di Unika Atma Jaya, Jakarta, Minggu 16/11/2025. (Foto: Patra Rizky Syahputra/Rakyat Merdeka/RM.id)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dan Ketua Forum Pemred Retno Pinasti (kiri) foto bersama pemenang Anugerah Jurnalistik Forum Pemred: jurnalis Rakyat Merdeka M Rusmadi (kedua kiri) dan Firsty Hestyarini yang mewakili Fazry (tengah), serta Jurnalis Media Indonesia Despian Nurhidayat (kedua kanan), usai event Run for Good Journalism 2025 di Unika Atma Jaya, Jakarta, Minggu 16/11/2025. (Foto: Patra Rizky Syahputra/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) secara resmi mengumumkan para peraih Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025 (AJFP 2025) dalam rangkaian kegiatan Run For Good Journalism 2025  di Jakarta, Minggu (16/11/2025).

Baik penyelenggaraan AJFP maupun kegiatan Fun Run merupakan bagian dari kampanye besar Forum Pemred untuk mendorong jurnalisme berkualitas, memperkuat literasi publik, dan membangun ketahanan masyarakat terhadap misinformasi serta disinformasi.

Tema tahun ini, “Melawan Misinformasi dan Disinformasi: Jurnalisme untuk Kebenaran Publik,” dipilih sebagai penegasan bahwa kualitas jurnalisme merupakan pilar utama dalam menjaga ruang publik yang sehat, demokratis, dan berorientasi pada fakta.

Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, menegaskan, bahwa rangkaian kampanye ini dirancang untuk memperkuat komitmen profesi jurnalistik terhadap integritas, daya adaptasi terhadap teknologi, serta kepatuhan pada etika pemberitaan di tengah derasnya arus informasi digital.

AJFP 2025 diselenggarakan sebagai kompetisi karya jurnalistik yang bertujuan mendorong lahirnya liputan-liputan yang menggugah kesadaran akan pentingnya kehadiran jurnalisme berkualitas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca juga : Percasi DKI Pertahankan Juara Umum Kejurnas Catur 2025 di Mamuju

Melalui kompetisi ini, Forum Pemred ingin memperkuat peran media dalam menghadirkan informasi yang akurat, mendalam, dan berintegritas di tengah meningkatnya ancaman misinformasi yang dapat mengganggu kualitas demokrasi.

Penjurian AJFP 2025 dilakukan secara independen oleh jajaran Pemimpin Redaksi anggota Forum Pemred dengan rekam jejak panjang dalam dunia jurnalistik nasional.

Dewan juri terdiri dari Zulfiani Lubis, Titin Rosmasari, Haryo Ristamaji, dan Haryo Damardono.

Setiap karya ditelaah secara menyeluruh melalui rapat pleno juri dan pengurus Forum Pemred dengan mekanisme seleksi yang ketat, berpedoman pada akurasi, relevansi, kedalaman, kualitas produksi, dan integritas karya.

Pada kategori Radio, penghargaan pertama diberikan kepada Ahmad Setiawan dari Elshinta melalui karya berjudul “Peran Vital Media Mainstream dan Kode Etik Jurnalistik dalam Memerangi Disinformasi dan Provokasi di Media Sosial."

Baca juga : Fun Run Forum Pemred Gelorakan Semangat Good Journalism, Diikuti 350 Peserta

”Penghargaan kedua diraih Saortua Marbun dari Sonora dengan karya “Siasat Gen Z di Pusaran Hoaks dan Deepfake,” sementara penghargaan ketiga diberikan kepada M. Jumahuddin Noor dari RRI Banjarmasin melalui karya “Sisi Gelap Dunia Maya, Fakta Meningkatnya Korban Kejahatan Digital.”

Pada kategori Televisi, penghargaan pertama diraih Dwi Firmansyah dari SCTV dengan karya “Fakta VS Hoaks: Perebutan Narasi Demonstrasi Akhir Agustus 2025.”

Penghargaan kedua diberikan kepada Afwan Purwanto Muin dan Alafia Nada Malik dari Kompas TV melalui karya “Disinformasi Sasar Kelompok Rentan,” sedangkan penghargaan ketiga diberikan kepada Subchan Zuryamawla dari BeritaSatu melalui karya “Waspada! Hoax dan Hasut di Linimasa.

Pada kategori Media Cetak, penghargaan pertama diberikan kepada Despian Nurhidayat dari Media Indonesia melalui karya “Jurnalisme Benteng Pertahanan Arus Misinformasi.”  Penghargaan kedua diraih Fazry dari Koran Rakyat Merdeka melalui karya “Melawan Hoax, Menjaga Demokrasi: Jurnalisme Benteng Kebenaran Publik,” dan penghargaan ketiga diberikan kepada Muhammad Rusmadi dari Koran Rakyat Merdeka lewat karya Perang Global dari Indonesia, ASEAN hingga PBB: Lawan Misinformasi & Disinformasi, Jurnalisme untuk Kebenaran Publik.”

Sementara itu, pada kategori Media Online, penghargaan pertama diberikan kepada Artika Rachmi Farmita dari TEMPO.co melalui karya “Manipulasi Iklan Obat dengan Kecerdasan Buatan.”

Baca juga : Masuki Tahap Seleksi, Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 Terima 2.685 Karya

Penghargaan kedua diraih oleh Indra Suhendra Umbola dari ZonaUtara.com (diwakilkan oleh Yosef Ferdhiansa) melalui karya “Saat Narasi Keliru Mengancam, Imunisasi Anak Butuh Dukungan Nyata,”sedangkan penghargaan ketiga diberikan kepada Ahmad Apriyono dari Liputan6.com melalui karya “Menelisik Misinformasi Penyebab Banjir di Indonesia.

"Melalui AJFP 2025, Forum Pemred berharap semakin banyak jurnalis dan institusi media yang memperkuat fungsi edukasi, verifikasi, dan kontrol sosial," tutur Retno Pinasti di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Dia menilai hal tersebut sangatlah penting di tengah lanskap informasi yang kian kompleks dan penuh tantangan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.