Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lingkungannya Lebih Aman Dan Berkah
KH. Misbahul Munir Dukung BNN Berantas Narkoba Di Kampung Bahari
Sabtu, 22 November 2025 13:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ilmu Qur’an KH. Misbahul Munir mendukung operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kiai Misbah yang berdomisili di Kampung Bahari ini menyatakan, warga merasakan langsung perubahan positif setelah operasi gabungan tersebut digelar.
Kata dia, sebelum operasi besar terkahir, aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kampung Bahari amat terbuka dan marak.
"Alhamdulillah, situasi berangsur membaik. Ada dampak positif, berkurangnya aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sebelum operasi, sangat vulgar," ujar Kiai Misbah dalam keterangannya, Sabtu (22/11/2025).
Baca juga : Tingkatkan Layanan, Mitsubishi Resmikan Diler Pertama Di Kabupaten Garut
Dikatakan, warga selama ini hidup dalam ketidaknyamanan karena lingkungannya menjadi pusat peredaran gelap narkoba. Kini, suasana lingkungan jauh lebih kondusif dan aman.
Warga Kampung Bahari, sambung Kiai Misbah, mengucapkan terima kasih kepada Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dan Polri. Warga meminta, operasi tak dilakukan sekali.
"Harapan kami operasi tak hanya insidental. Semua pihak harus bersama serius melaksanakan berbagai program secara berkelanjutan," tuturnya.
Dia menyarankan, penyelesaian persoalan narkoba harus dibarengi pendekatan sosial ekonomi. Warga butuh program pemberdayaan yang mampu memenuhi kebutuhan hidup sehingga tidak lagi tergiur jadi pengedar narkoba. "Karena masalah utamanya yaitu ekonomi," tuturnya.
Baca juga : Rudianto Lallo Apresiasi BNN Dan Polri Bongkar 89 Kg Sabu Di Kampung Bahari
Kiai Misbah bersama warga punya rencana besar untuk mentransformasi Kampung Bahari menjadi Kampung Dantri. Kampung Bahari diharap menjadi pusat kegiatan keagamaan, dari pengajian anak-anak hingga majelis dzikir rutin.
Dia berharap kerja sama antara aparat, Pemerintah, dan masyarakat diperkuat demi menjadikan Kampung Bahari sebagai lingkungan yang aman dan berkah untuk generasi mendatang.
"Agar mengurangi dan akhirnya menghentikan kemunkaran yang selama ini mendominasi kawasan ini," pungkasnya.
Sebelumnya BNN bersama Polri kembali mengadakan operasi gabungan di Kampung Bahari, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, memimpin langsung operasi ini bersama 700 personel gabungan dari BNN, Polda Metro Jaya, Satuan Brimob, dan Polres Jakarta Utara.
Baca juga : Bison Indonesia Gandeng BNN Banten, Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar
Para hari pertama penindakan di Kampung Bahari, tim gabungan berhasil mengamankan 18 orang. BNN mengamankan sabu seberat 159,17 gram, ganja seberat 38,84 gram, dan ekstasi sebanyak 52 butir. Ada juga barang bukti lainnya berupa empat timbangan digital, 16 bong atau alat isap, satu sepeda motor, dan uang tunai Rp 7,6 juta.
BNN kembali menggerebek Kampung Bahari dua hari kemudian. Hasilnya, BNN menangkap sembilan orang. Barang bukti narkoba yang diamankan antara lain sabu seberat 89.159,42 gram (89 kg), ganja seberat 91,53 gram, dan ekstasi seberat 159 butir.
Komjen Suyudi menyatakan, keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, namun membutuhkan kolaborasi yang kuat antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
"Seluruh lapisan masyarakat diharapkan aktif memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan, agar kejahatan narkotika dapat diberantas hingga ke akar-akarnya, sesuai strategi BNN War on Drugs for Humanity," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya