Dark/Light Mode

Kemendagri Perkuat Layanan Darurat 112 Buat Penuhi SPM Kebakaran

Rabu, 26 November 2025 18:14 WIB
Forum diskusi Kemendagri bersama para ahli kebencanaan layanan 112 (Foto: Ist)
Forum diskusi Kemendagri bersama para ahli kebencanaan layanan 112 (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas layanan darurat 112 sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-urusan Kebakaran.

Kemendagri terus mendorong agar daerah mempercepat implementasi 112 sebagai kanal tunggal darurat, terutama untuk respons cepat kebakaran,” ujar Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal Zakaria dalam diskusi.

Dalam diskusi bersama para pakar keselamatan publik dan kebencanaan, layanan 112 kembali diposisikan sebagai kanal utama yang memastikan masyarakat memperoleh respons cepat, terkoordinasi.

Baca juga : Kemenhut Tegaskan Komitmen Perhutanan Sosial Dan Pengakuan Hutan Adat

Ini juga dapat dipertanggungjawabkan dalam berbagai situasi darurat, mulai dari gangguan keamanan, kebakaran, kecelakaan hingga ancaman keselamatan lainnya.

"Penguatan layanan 112 disebut membutuhkan pembaruan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, serta integrasi antarlembaga," jelasnya.

Para narasumber menilai kualitas respons sangat ditentukan oleh keandalan command center, kompetensi operator, serta standar interoperabilitas antarinstansi.

Baca juga : Yulisman Dorong Pemerintah Perkuat dan Percepat Eksplorasi Minyak Nasional

Sejumlah praktik terbaik internasional turut dipaparkan, mulai dari Finlandia, Portugal, Denmark hingga Turki, negara yang dikenal memiliki sistem 112 paling maju.

Mereka berhasil membangun layanan yang efisien melalui integrasi penuh, teknologi pelacakan otomatis, SOP seragam, dan pelatihan operator yang ketat. Pembelajaran global ini dinilai relevan bagi Indonesia dalam memperkuat tata kelola, digitalisasi command center, serta peningkatan kualitas operator di daerah.

Di bidang manajemen risiko bencana, layanan 112 berperan sebagai pintu masuk laporan insiden sekaligus mendukung sistem peringatan dini.

Baca juga : Danantara Dan BGN Percepat Pembangunan SPPG

Dengan layanan 24 jam, 112 meningkatkan deteksi dini dan memastikan koordinasi real-time antara BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Kepolisian hingga SAR. Peran krusial ini dinilai mampu memangkas waktu respons dan memperbesar peluang penyelamatan jiwa.

Para pakar menekankan bahwa penguatan layanan 112 harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Langkah yang diperlukan meliputi integrasi teknologi seperti GIS, IoT dan CCTV, peningkatan literasi publik agar layanan digunakan secara tepat, serta konsistensi pendanaan daerah.

Dengan upaya tersebut, Indonesia diharapkan mampu menghadirkan layanan darurat 112 yang modern, responsif, dan terstandar nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keselamatan publik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.