Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia Serukan Kembali ke Khittah
Senin, 8 Desember 2025 22:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Forum Silaturrahim Kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Dunia menyampaikan pernyataan keprihatinan atas dinamika yang tengah melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sikap tersebut disampaikan setelah forum menggelar Konsolidasi Virtual Warga NU se-Dunia, Senin (8/12/2025) dengan jumlah peserta mencapai 910 orang dari berbagai negara.
Juru Bicara Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia, Syukron MD, menegaskan bahwa pendirian NU oleh para masyayikh tidak boleh disimpangkan oleh agenda yang mengarah pada politik praktis. Wakil Sekretaris PWNU Jatim 2018-2023 itu menambahkan, Khittah 1926 merupakan pedoman historis yang menegaskan NU sebagai organisasi sosial-keagamaan.
Baca juga : Perumnas Ajak Swasta Kolaborasi Bangun Hunian Terjangkau di Medan
Forum tersebut meminta agar NU kembali pada ruh pendirian yang termaktub dalam Muqoddimah Qonun Asasi. “NU harus kembali pada misinya: menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, mengangkat martabat ulama, menyejahterakan umat, dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” kata Syukron, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (8/12/2025).
Menurutnya, salah satu kewajiban warga NU adalah meneguhkan posisi Syuriyah sebagai otoritas tertinggi organisasi. Keputusan Syuriyah bersifat mengikat dan wajib dijadikan pedoman seluruh jajaran NU.
Baca juga : Menlu Sugiono Bantah Kabar Presiden Prabowo Ke Israel Sepulang Dari Mesir
“Karena itu, kami mendukung langkah Syuriyah PBNU menggelar Rapat Pleno pada 9–10 Desember 2025,” terang Koordinator Media Center NU dan Pesantren Indonesia itu.
Ia juga merespons munculnya berbagai forum kultural seperti di Bangkalan, Ploso, Tebuireng, Cirebon, Jogja, dan Surabaya. Kata dia, forum tersebut tidak perlu dibenturkan satu sama lain.
Baca juga : Program MBG Tidak Perlu Dihentikan Secara Nasional, Lakukan Evaluasi Total
“Semua forum itu adalah ikhtiar baik warga NU. Tidak perlu dipertentangkan dengan keputusan Syuriyah PBNU, karena yang formal tetap mekanisme organisasi,” jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya