Dark/Light Mode

Golkar Bekali Legislator Wawasan Kebencanaan

Selasa, 9 Desember 2025 08:31 WIB
Foto: Dok. Golkar
Foto: Dok. Golkar

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Panitia Penyelenggara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota, Zufikar Arse Sadikin, menegaskan bahwa Bimtek Tahap II Tahun 2025 yang digelar di Jakarta pada 10–12 Desember 2025 difokuskan untuk meningkatkan kepekaan dan kesiapsiagaan legislator daerah dalam menghadapi bencana.

Menurut Zufikar, rangkaian bencana yang melanda Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, serta beberapa wilayah lain menjadi peringatan keras bahwa anggota legislatif harus hadir bukan hanya dalam fungsi politik, tetapi juga sebagai bagian dari garda terdepan penanganan bencana.

Legislator daerah tidak hanya hadir saat kampanye atau acara seremonial. Mereka harus mampu merespons bencana dengan cepat, tepat, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujar Zufikar dalam keterangan resmi.

Baca juga : Prabowo Kembali Tengok Aceh, Tinjau Penanganan Bencana Secara Langsung

Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Fraksi Golkar dibekali tiga kapasitas utama. Pertama, kemampuan menyusun regulasi daerah terkait mitigasi dan manajemen bencana, termasuk penyempurnaan Perda kebencanaan dan tata ruang berbasis risiko. Kedua, pemahaman dalam mengalokasikan anggaran kontingensi kebencanaan di APBD agar penanganan darurat tidak terganjal proses administrasi panjang. Ketiga, pemahaman koordinasi lintas lembaga antara pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, TNI–Polri, dan unsur masyarakat.

Zufikar menegaskan bahwa isu kebencanaan bukan sekadar agenda teknis, tetapi mandat moral dan politik.

“Indonesia adalah negara rawan bencana. Legislator harus punya kapasitas yang memadai untuk melindungi rakyatnya, mulai dari pencegahan, respon darurat, hingga pemulihan,” tegasnya.

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Sabtu 6 Desember, Kantor Kecamatan Bekasi Barat

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, panitia memutuskan tidak mengikutsertakan legislator dari daerah terdampak bencana, terutama Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Para anggota diminta tetap berada di wilayah masing-masing untuk mendampingi warga, memastikan jalannya evakuasi, distribusi bantuan, serta pemenuhan hak dasar masyarakat.

“Kami instruksikan anggota Fraksi Golkar DPRD dari wilayah terdampak untuk tetap standby di lapangan bersama pemerintah daerah dan relawan,” tambah Zufikar, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Meski terdapat penyesuaian peserta, Bimtek tetap dilanjutkan untuk memperkuat pemahaman legislator di daerah lain agar memiliki sikap dan kebijakan yang responsif terhadap risiko bencana.

Baca juga : Bamsoet: Elite Politik Jangan Saling Serang, Fokus Selamatkan Korban Bencana

Zufikar menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa Golkar berkomitmen memperkuat sistem perlindungan masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan dan anggaran yang dihasilkan anggota Fraksi Golkar DPRD harus berpihak pada keselamatan rakyat.

“Bimtek ini adalah langkah konkret untuk memastikan legislator Golkar siap menghadapi tantangan kemanusiaan dan bencana di masa depan,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.