Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Momen Haru Kapolda Sumbar Saat Pimpin Salat Jenazah di Masjid Raya
Rabu, 10 Desember 2025 20:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Langit mendung dan hujan yang tak henti menyelimuti Kota Padang seolah turut berduka. Di Masjid Syekh Al Minangkabawi, 24 jenazah tanpa identitas, korban banjir bandang dan tanah longsor, disalatkan sebelum dimakamkan secara massal. Hanya nomor dan asal daerah yang tertulis pada nisan mereka.
Prosesi penghormatan terakhir itu dihadiri ratusan orang, mulai dari masyarakat, TNI, Polri, ASN, hingga relawan. Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Gatot Tri Suryanta, langsung memimpin salat jenazah.
Baca juga : PLN Nusantara Power Siaga dan Salurkan Bantuan Bencana di Aceh
“Hingga siang, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor berjumlah 238 jiwa. Dari angka itu, sebanyak 24 orang tidak diketahui identitasnya,” ujar Kapolda usai memimpin salat.
Meski tim Disaster Victim Identification (DVI) telah melakukan berbagai upaya, termasuk pencocokan visual dan pengambilan sampel DNA, identitas ke-24 korban tersebut belum terungkap.
Baca juga : Hujan Deras Tak Padamkan Semangat Pentas Budaya PWI Jakarta di Gunung Padang
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,” imbau Gatot.
Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110. Ke-24 jenazah tersebut terdiri dari 17 orang dari Kabupaten Agam, enam dari Kabupaten Padang Pariaman, dan satu dari Kota Padang Panjang.
Baca juga : Gelar Apel Kasatwil, Kapolri: Semangat Polri Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Mereka kemudian dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.
Kapolda menegaskan, jika di kemudian hari ada keluarga yang DNA-nya cocok, pemindahan jenazah ke tempat lain, diizinkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya