Dark/Light Mode

Di Hadapan Senator, Mendagri Soroti Anggaran Untuk Daerah Otonom Baru

Kamis, 11 Desember 2025 21:06 WIB
Mendagri Tito Karnavian. (Dok. Kemendagri)
Mendagri Tito Karnavian. (Dok. Kemendagri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan dinamika pembentukan daerah otonomi baru (DOB). Kata Mendagri Tito, kesiapan fiskal nasional menjadi modal utama pembentukan DOB. Bukan cuma pertimbangan kebutuhan administratif dan aspirasi masyarakat.

"Permasalahan utama DOB adalah kesiapan anggaran. Untuk itu, kami menyarankan Komite I DPD RI berkomunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan,” kata Tito saat menggelar rapat kerja dengan Komite I DPD di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Baca juga : Diberhentikan Sementara, Bupati Aceh Selatan Kena Batunya

Selain pembahasan, Mendagri juga menegaskan komitmen pemerintah memperkuat agenda percepatan pembangunan Papua. Tito menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban memastikan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi orang asli Papua. "Yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, perumahan, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta pelayanan sosial," sambung Tito.

Pemenuhan SPM tersebut membutuhkan integrasi program dan harmonisasi kebijakan antara kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah dari 6 provinsi dan 42 kabupaten/kota di Papua.

Baca juga : Di Wilayah Banjir Sumatera, Bahlil: Beli BBM Subsidi Nggak Perlu Pakai Barcode

“Instrumen percepatan sudah dibentuk melalui Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua yang dilantik Presiden. Komite ini akan mengoordinasikan dan menyelaraskan program pusat dan daerah,” jelas Tito.

Tito juga menyampaikan pekan depan Presiden Prabowo Subianto akan memimpin rapat bersama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, para kepala daerah se-Papua, dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Pertemuan tersebut akan membahas capaian program, arahan kebijakan, dan langkah percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Baca juga : Kenang Mendiang Putrinya, Bapak Asuh Singapura Bantu Pelajar Bintan

“Presiden akan memberikan arahan langsung mengenai apa yang telah dilakukan oleh komite, mandat komite, dan percepatan pembangunan yang harus dilakukan,” ungkap Tito.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.