Dark/Light Mode

Karantina Peduli, Aksi Nyata Solidaritas Barantin Hadapi Bencana Di Sumatera

Sabtu, 13 Desember 2025 20:37 WIB
Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean. Foto: Barantin
Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean. Foto: Barantin

RM.id  Rakyat Merdeka - Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera dalam beberapa pekan terakhir telah menimbulkan kerugian dan duka mendalam. Dampak ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum, tetapi juga oleh sejumlah pegawai Badan Karantina Indonesia (Barantin) yang bertugas dan berdomisili di lokasi terdampak.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean, bergerak cepat dengan memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan kepada pegawai karantina yang terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tercatat, sebanyak 204 pegawai karantina mengalami dampak bencana dengan kerugian yang bervariasi, dari rumah terendam, kerusakan akibat longsor, hingga kehilangan harta benda.

Dalam momen penyerahan bantuan di Aceh, Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean, menegaskan bahwa aksi ini merupakan manifestasi konkret dari semangat solidaritas dan kepedulian seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Barantin se-Indonesia.

Baca juga : Presiden Tembus ke Daerah Terisolir Bencana Sumatera

UPT di sekitar wilayah bencana secara proaktif menggalang donasi dan memastikan bantuan segera terdistribusi kepada para pegawai yang membutuhkan.

Semangat "Karantina Peduli" menjadi pendorong utama dalam inisiatif kemanusiaan ini. Bantuan yang terhimpun dari tali kasih para pegawai karantina di seluruh Indonesia yang disalurkan sebagai bantuan mencapai total nilai Rp 222 juta rupiah.

Bantuan ini meliputi kebutuhan dasar seperti beras, sembako, makanan cepat saji, pakaian layak pakai, popok bayi, peralatan ibadah, obat-obatan, serta penjernih air (water purifier).

"Ini adalah bentuk nyata kebersamaan keluarga besar karantina. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pegawai yang terdampak merasa didukung penuh dan tidak menghadapi masa sulit ini sendirian," ujar Sahat.

Baca juga : PT Pelni Fasilitasi Pengiriman Bantuan Korban Bencana Sumatera secara Gratis

Lebih lanjut, Kepala Barantin meyakinkan bahwa meskipun sebagian wilayah kerja terdampak, pelayanan karantina kepada publik tetap berjalan normal.

"Dalam situasi apa pun, termasuk saat bencana, tugas esensial kita untuk melindungi sumber daya alam hayati bangsa tidak boleh terhenti. Pelayanan karantina tetap dilaksanakan dengan penuh kesiapsiagaan," tegasnya.

Barantin memastikan pelayanan karantina, baik secara langsung maupun daring, terus berlangsung. Dukungan logistik dan personel terus diberikan kepada pegawai di lapangan. Fasilitas kantor yang mengalami kerusakan akan segera direhabilitasi.

Bahkan, Sahat menyatakan bahwa kantor layanan karantina dapat dioptimalkan fungsinya sebagai Posko Bantuan untuk masyarakat umum yang terdampak bencana.

Baca juga : OJK Beri Keringanan Kredit Buat Korban Banjir Bandang Aceh Dan Sumatera

Sahat juga menyampaikan harapan agar seluruh pegawai yang terdampak dapat menjalani masa pemulihan pascabencana dengan mengutamakan kesehatan, mengingat potensi risiko kesehatan di lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

Dalam kunjungan kerjanya di Aceh, Kepala Badan Karantina Indonesia didampingi oleh Direktur Tindakan Karantina Tumbuhan Barantin, Rahman, Kepala Karantina Sumatera Utara, N. Prayatno Ginting, dan Kepala Karantina Aceh, Ibrahim.

Sebelumnya, Kepala Barantin juga telah menyerahkan bantuan langsung di Sumatera Utara. Pada waktu yang bersamaan, Sekretaris Utama Barantin, Shahandra Hanitiyo, turut menyalurkan bantuan kepada pegawai karantina yang terdampak bencana di Sumatera Barat.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan dasar pegawai dan keluarganya terpenuhi selama proses pemulihan pascabencana. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.