Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jalur KKA Aceh Utara–Bener Meriah Pulih, Distribusi Logistik Lancar
Kamis, 18 Desember 2025 22:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jalur KKA yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dengan Bener Meriah kini kembali dapat dilalui. Pemulihan akses tersebut menjadi langkah penting dalam memulihkan mobilitas warga serta memperlancar distribusi logistik dan penggeseran alat berat ke wilayah terdampak bencana di Aceh.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, konektivitas jalur KKA merupakan capaian krusial dalam fase lanjutan tanggap darurat. Jalur itu sebelumnya terputus akibat kerusakan infrastruktur, sehingga akses menuju Bener Meriah dan Takengon sempat terhambat.
Baca juga : Aceh Paling Berat, Pemerintah Ngebut Pulihkan Listrik Pascabencana
“Per hari ini sudah terhubungnya Kabupaten Aceh Utara dengan Bener Meriah dan Takengon melalui jalur KKA. Jalur ini sudah bisa dilalui sehingga akan memperlancar arus barang dan orang, distribusi logistik, serta penggeseran alat berat ke tiga kabupaten tersebut,” ujar Abdul dalam konferensi pers, Kamis (18/12/2025).
Menurut Abdul, terbukanya kembali jalur tersebut memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pemulihan di Bener Meriah dan Takengon. Selain mendukung distribusi bantuan, akses itu juga memperkuat efisiensi pekerjaan pemulihan sektor fisik yang tengah dilakukan pemerintah.
Baca juga : Warga Tapanuli Utara Lega: Bantuan Melimpah, Listrik Nyala, Komunikasi Lancar
Selain jalur KKA, progres pemulihan infrastruktur lain di Aceh juga terus berjalan. Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudeup sebagai jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe telah memasuki tahap finalisasi dan segera diuji lintasan kendaraan.
Di sisi lain, pembangunan Jembatan Kutablang yang menjadi jalur utama Bireuen–Lhokseumawe telah mencapai 60 persen, sementara penanganan longsor di Jembatan Jeumpa, Kota Bireuen, sudah mencapai 80 persen.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pulihkan Distribusi BBM Aceh
Seiring pemulihan akses jalan, pemerintah mulai mengoptimalkan fase pemulihan awal (early recovery), termasuk percepatan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Aceh. Sejumlah daerah telah mengusulkan lokasi pembangunan hunian sementara dan saat ini dalam proses pengecekan kesesuaian lahan oleh BNPB bersama pemerintah daerah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya