Dark/Light Mode

7 Tokoh Penerima Satya Budaya Narendra AKI 2025, Ini Daftarnya

Jumat, 19 Desember 2025 22:22 WIB
Foto: Dok. Kemenbud
Foto: Dok. Kemenbud

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia memberikan Apresiasi Khusus Satya Budaya Narendra dalam rangkaian Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan negara kepada tokoh-tokoh budaya yang dedikasi, perjuangan, dan karya-karyanya telah menjadi rujukan serta berdampak luas bagi pemajuan kebudayaan Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan, Satya Budaya Narendra diberikan kepada figur-figur budaya yang pengaruhnya melampaui ruang dan waktu. Penghargaan ini memuliakan tokoh yang melalui perjuangan, jasa, dan karya-karyanya telah memberi kontribusi nyata serta inspirasi global.

“Kontribusi para penerima Satya Budaya Narendra menunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia telah menjadi sumber inspirasi dunia. Indonesia ikut menggerakkan para seniman dan budayawan, termasuk di daerah, untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar Fadli Zon dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Pada AKI 2025, terdapat tujuh tokoh yang menerima Apresiasi Khusus Satya Budaya Narendra, dengan rekam jejak panjang di bidang seni, budaya, dan pemikiran kebangsaan.

Baca juga : Jokowi Yakin, Lapangan Kerja Tak Hilang Di Era AI, Ini Alasannya

Pertama, Jaya Suprana. Tokoh budaya multitalenta ini dikenal sebagai penulis, musisi, dan penggerak berbagai inisiatif kebudayaan. Kiprahnya dalam mendokumentasikan, mengarsipkan, dan mempopulerkan budaya Indonesia menjadikannya figur rujukan dalam pemajuan kebudayaan nasional. Ia juga dikenal sebagai pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kedua, Pieter F. Gontha. Ia berkontribusi besar dalam pengembangan industri budaya dan pariwisata, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Berbagai inisiatifnya mendorong kebudayaan Indonesia memiliki daya saing global.

Ketiga, Nyoman Wenten. Maestro seni karawitan Bali ini memiliki kiprah yang diakui secara internasional. Karya dan pengajarannya membawa musik tradisi Bali ke berbagai panggung dunia serta memperkuat posisi seni tradisi Indonesia dalam wacana musik global.

Keempat, Sunaryo Soetono. Perupa senior Indonesia ini dikenal melalui perjalanan panjangnya di dunia seni rupa. Karya-karyanya menjadi bagian penting dalam perkembangan seni rupa modern Indonesia.

Baca juga : GoTo Cetak Laba Perdana Kuartal III/2025, Intip Kinerja Gojek

Kelima, Elvy Sukaesih. Dijuluki “Ratu Dangdut”, Elvy menerima apresiasi atas konsistensinya mengangkat musik dangdut sebagai ekspresi budaya populer Indonesia, sekaligus menjaga nilai, identitas, dan karakter dangdut sebagai bagian penting kebudayaan nasional.

Keenam, Ary Ginanjar. Ia berkontribusi melalui pemikiran yang menjembatani nilai budaya, spiritualitas, dan pembangunan karakter bangsa. Gagasan-gagasannya berpengaruh luas dalam penguatan nilai kebangsaan.

Ketujuh, Anhar Gonggong. Sejarawan ini dikenal atas dedikasinya dalam penulisan dan pemikiran sejarah Indonesia. Karyanya menjadi rujukan penting dalam kajian sejarah nasional dan pemahaman perjalanan bangsa.

Fadli Zon menegaskan, pemberian Satya Budaya Narendra bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan negara atas dedikasi seumur hidup para tokoh budaya.

Baca juga : Tukar Poin MyPertamina Bisa Dapat Motor Hingga iPhone 17, Begini Caranya

“Pada kesempatan ini, kita memberikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, pikiran, dan kemampuannya bagi kebudayaan Indonesia,” tegasnya.

Melalui Apresiasi Khusus Satya Budaya Narendra, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmen negara dalam merawat ingatan kolektif, memberi teladan bagi generasi penerus, serta memastikan kerja-kerja kebudayaan mendapat tempat terhormat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.