Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BNPB Kerahkan Dokter Dan Psikiater Buat Layanan Psikososial Warga Pascabencana
Senin, 29 Desember 2025 06:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tak hanya memberikan pelayanan kesehatan fisik bagi warga terdampak banjir dan longsor, tetapi juga menyediakan layanan psikososial untuk membantu pemulihan trauma pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan layanan psikososial tersebut dilaksanakan secara berkala di setiap kabupaten dan kota terdampak.
“Berkaitan dengan pemulihan atau layanan psikososial, di setiap kabupaten/kota secara berkala, satu hingga dua kali seminggu, terus kita lakukan,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (28/12).
Baca juga : Pertamina Pulihkan 12 Sumur Dan Pasok Air Bersih Untuk Warga Aceh
Abdul Muhari, yang akrab disapa Aam, menjelaskan layanan psikososial tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga para ibu dan warga dewasa yang terdampak bencana. Untuk itu, BNPB melibatkan berbagai tenaga profesional.
“Kita mendatangkan tenaga ahli, dokter, psikiater, serta para relawan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan psikososial,” ujarnya.
Menurut Aam, program ini akan terus dijalankan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat pulih secara bertahap dari trauma akibat bencana.
Baca juga : PNM Kembali ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan dan Perkuat Proses Bangkit Pascabencana
“Ini tetap kita programkan. Harapannya, secara bertahap dapat memulihkan trauma yang dialami saudara-saudara kita pascabencana,” jelasnya.
Selain fokus pada pemulihan psikologis, BNPB juga mempercepat perbaikan fasilitas umum yang terdampak banjir akhir November lalu, termasuk sekolah dan madrasah yang rusak atau tertutup lumpur. BNPB berharap aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan pada awal semester genap, pekan pertama Januari mendatang.
“Beberapa fasilitas pendidikan yang sebelumnya terdampak lumpur kini sudah dapat difungsikan kembali,” kata Aam.
Baca juga : Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik, Waspada Bencana
Namun, bagi sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah, BNPB telah menyiapkan tenda darurat sebagai solusi sementara.
“Sehingga, untuk sekolah-sekolah yang masih memerlukan perbaikan, proses belajar mengajar dapat dilakukan di tenda sementara,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya