Dark/Light Mode

KawanMu Rekrut Relawan Sumatera, Dorong Warga Lokal Jadi Aktor Utama Pemulihan

Selasa, 30 Desember 2025 15:16 WIB
Relawan bencana Muhamamdiyah. (Foto: MDMC DIY)
Relawan bencana Muhamamdiyah. (Foto: MDMC DIY)

RM.id  Rakyat Merdeka - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali membuka rekrutmen relawan psikososial melalui Korps Relawan Sosial Muhammadiyah (KawanMu). Berbeda dari gelombang sebelumnya, rekrutmen kali ini secara khusus ditujukan bagi relawan yang berdomisili di wilayah Sumatera, terutama Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Langkah tersebut diambil setelah selesainya Pembekalan Tahap II yang menargetkan penghimpunan 1.000 relawan secara bertahap untuk mendukung kerja-kerja kebencanaan Muhammadiyah.

Sekretaris MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jasra Putra, menegaskan bahwa kebijakan rekrutmen berbasis domisili ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan personel, melainkan wujud nyata penerapan teologi Al-Maun dalam konteks kebencanaan modern.

Menurut Jasra, penanganan bencana selama ini kerap tidak efisien dan kurang berkeadilan. Biaya besar sering dihabiskan untuk mendatangkan relawan ahli dari luar daerah yang hanya memberikan pendampingan psikososial dalam waktu singkat, sementara potensi warga lokal justru terpinggirkan.

Baca juga : Brantas Abipraya Bangun Huntara untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

“MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Relawan KawanMu sejak awal berkomitmen menghimpun 1.000 orang untuk menjadi bagian Tim Kebencanaan MPKS yang membantu Tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang sudah bergerak. Namun, fokus psikososial kali ini membawa pesan ideologis,” ujar Jasra.

Ia menekankan pentingnya partisipasi bermakna (meaningful participation) dari warga lokal dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, warga setempat kerap dianggap tidak mampu, padahal mereka justru menjadi kunci pemulihan jangka panjang.

“Semangat Al-Maun adalah keberpihakan kepada mereka yang lemah dan dilemahkan. Dalam konteks pemulihan pascabencana, relawan lokal sering kali ‘dilemahkan’ karena dianggap tidak kompeten, padahal merekalah solusi permanen,” tegasnya.

Jasra meminta agar paradigma yang menempatkan warga lokal hanya sebagai objek bantuan segera dihentikan. Relawan lokal, kata dia, harus dikapasitasi, diperlakukan setara, serta memperoleh hak fasilitas dan kesejahteraan yang sama dengan relawan dari luar daerah.

Baca juga : Rig Pertamina Jadi Sumber Listrik Warga 6 Desa Di Aceh Tamiang

“Ini bukan sekadar memulihkan bangunan, tetapi memulihkan martabat. Ketika relawan lokal terlibat aktif, itu juga menjadi pengganti hari-hari penghidupan mereka yang hilang akibat bencana,” katanya.

Ketua Nasional KawanMu, M Arif An, menjelaskan bahwa rekrutmen tahap kedua difokuskan pada putra-putri terbaik Sumatera yang tidak terdampak langsung bencana untuk membantu sesama warga di wilayah terdampak.

“Kami membuka pendaftaran dengan fokus relawan dari Sumatera. Setelah pendaftaran, akan dilakukan asesmen ketat dan pembekalan psikososial secara luring,” ujar Arif An, yang juga menjabat Tenaga Ahli Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Menurutnya, pelibatan relawan lokal akan menjamin keberlanjutan program pemulihan setelah masa tanggap darurat berakhir dan relawan dari luar daerah kembali ke tempat masing-masing.

Baca juga : BNPB Dan Pertamina Gelar Trauma Healing Anak Aceh Tamiang

MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan batas akhir pendaftaran pada 3 Januari 2026. Adapun pemberangkatan tahap pertama dijadwalkan pada 5 Januari 2026 dengan melibatkan 100 relawan yang akan disebar ke sembilan titik lokasi bencana di Sumatera.

MPKS PP Muhammadiyah mengajak kader-kader terbaik di Sumatera untuk mengambil peran strategis dalam pemulihan pascabencana, dengan memastikan proses pemulihan dipimpin oleh tangan-tangan masyarakat lokal sendiri.

Berikut Link Pendaftaran https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc2i6f_MOhpsGZ-1PfV88l2XQoyR_9oD4GdHFKpWCvpGynY6w/viewform.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.