Dark/Light Mode

Dasco Pimpin Rakor Satgas Pemulihan Pascabencana

DPR-Menteri-Kepala Daerah Konsolidasi Nasional Di Aceh

Rabu, 31 Desember 2025 07:50 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat koordinasi di Kota Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). (Foto: Dok. DPR)
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat koordinasi di Kota Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). (Foto: Dok. DPR)

 Sebelumnya 
Lewat koordinasi dengan seluruh pimpinan daerah, Kementerian PU menerapkan pola kerja 24 jam dan melibatkan masyarakat terdampak melalui program padat karya berbayar. 

“Kami ingin masyarakat yang terdampak dan ikut membantu tidak hanya berkontribusi secara kemanusiaan, tetapi juga mendapatkan sedikit dukungan ekonomi dari negara,” ungkap Dody. 

Dari sisi anggaran, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan kebutuhan dana pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. 

“Diperlukan anggaran lebih kurang Rp 59,25 triliun,” ungkap Tito. 

Baca juga : Bangun Jembatan Dan Huntara, Purbaya Kucurkan Rp 268 M

Ia merinci, kebutuhan anggaran tersebut mencakup berbagai komponen, mulai dari pembangunan kantor desa, sekolah, fasilitas kesehatan, jembatan, hingga infrastruktur lainnya. 

Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel Nugroho menyampaikan, jaringan telekomunikasi usai banjir di tiga provinsi Sumatera berangsur pulih, meski masih terdapat kendala di sejumlah wilayah di Aceh. 

Dia menyebut, ada 94 persen situs yang bisa beroperasi dan menjangkau hampir 100 persen kecamatan. Namun, masih ada 6 persen situs yang belum pulih tersebar di beberapa kecamatan, terutama di Aceh Utara. 

“Yang paling banyak masih di Aceh Utara, ada total 183 sites,” sebutnya. 

Baca juga : Kapolri Terima Semua Kritik Dengan Ikhlas, Minta Anak Buahnya Nggak Baper

Telkomsel juga menyiapkan jaringan untuk hunian sementara dengan fasilitas wifi gratis, yang saat ini telah ter-cover sekitar 50 persen. 

Dia memastikan, paket murah, paket gratis, adjustment tagihan dan sebagainya tetap masih berlaku sampai pemerintah memutuskan bahwa situasi tanggap darurat bencana ini selesai. 

Wamenkomdigi Nezar Patria menyampaikan perkembangan pemulihan jaringan seluruh operator seluler di Indonesia. Per 30 Desember 2025, sebanyak 99,57 persen atau 10.570 BTS dari total 10.605 BTS telah berhasil dipulihkan. 

Namun, dari sisi stabilitas jaringan masih terdapat tantangan, khususnya di Aceh. Dari 3.799 BTS terdampak, 99,53 persen telah pulih, tetapi tingkat uptime masih berada di kisaran 92 persen. 

Baca juga : Ngebut Bangun Huntara, Pekerja Rela Kerja Lembur

“Artinya, layanannya belum sepenuhnya stabil dan kita upayakan untuk bisa 100 persen,” jelas Nezar. 

Sementara di Sumbar dan Sumut, Nezar menyebut BTS telah berfungsi normal dengan pasokan listrik dari PLN. 

Seiring progres perbaikan jaringan listrik, ia berharap layanan telekomunikasi dapat pulih sepenuhnya dalam waktu dekat. “Kita coba menuju ke arah 100 persen dalam waktu 2-3 hari ini,” tuturnya. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.