Dark/Light Mode

Pertamina Pastikan SPBU Dan Agen LPG Di Sumatera Pulih

Jumat, 9 Januari 2026 23:46 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) memastikan mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen LPG di wilayah terdampak bencana banjir di Sumatera telah kembali beroperasi. Pertamina juga menegaskan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data Pertamina, sebanyak 151 dari total 156 SPBU di Provinsi Aceh telah beroperasi normal. Sementara itu, lima SPBU lainnya belum dapat beroperasi akibat kendala akses menuju lokasi.

Untuk penyaluran LPG di Aceh, Pertamina mencatat seluruh 131 agen LPG telah kembali beroperasi. Selain itu, sembilan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah tersebut juga telah beroperasi secara normal.

Di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, serta 46 SPBE tercatat telah kembali melayani masyarakat pascabencana.

Sementara itu, di Sumatera Barat, seluruh lembaga penyalur energi tidak terdampak bencana. Tercatat sebanyak 147 SPBU, 172 agen LPG, serta 14 SPBE di wilayah tersebut beroperasi 100 persen.

“Untuk Sumatera Barat, seluruh lembaga penyalur BBM dan LPG dapat beroperasi secara normal karena tidak terdampak bencana,” kata Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam konferensi pers Update Penanganan Pascabencana, Jumat (9/1/2025).

Arya menegaskan, stok BBM dan LPG di ketiga provinsi terdampak bencana berada dalam kondisi aman dan memadai. Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan energi.

“Stok BBM dan LPG dalam posisi aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kebutuhan energi tetap terpenuhi,” ujarnya.

Meski hampir seluruh SPBU dan agen LPG telah kembali beroperasi, Pertamina masih menerapkan pola distribusi alternatif dan darurat mengingat kondisi jalur distribusi darat di sejumlah wilayah belum sepenuhnya pulih.

Untuk memastikan pasokan tetap lancar, Pertamina menyalurkan BBM dan LPG melalui jalur laut dan udara, termasuk ke wilayah yang akses daratnya masih terputus. Selain itu, jalur darat alternatif juga disiapkan.

Pertamina turut menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait untuk menjangkau daerah-daerah yang sempat terisolasi.

“Kami mendistribusikan BBM menggunakan drum yang diangkut pesawat, serta tabung LPG melalui helikopter dengan metode sling load. Ada juga distribusi menggunakan pesawat Air Tractor,” kata Arya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.