Dark/Light Mode

Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat

Minggu, 11 Januari 2026 23:19 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) memberikan penghargaan kepada lifter yang juga personel TNI Rizki Juniansyah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).  (Dwi Pambudo/RM)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) memberikan penghargaan kepada lifter yang juga personel TNI Rizki Juniansyah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada prajurit TNI peraih medali emas SEA Games 2025 sebagai kebijakan yang tepat dan patut diapresiasi.

Menurut Efriza, keputusan tersebut mencerminkan tingginya perhatian presiden terhadap atlet berprestasi sekaligus menunjukkan sikap negara dalam menghargai dedikasi atlet profesional yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Presiden Prabowo sudah tepat memberikan penghargaan terbaik bagi atlet berprestasi. Ini menunjukkan perhatian serius presiden terhadap nasib atlet serta sikap pemerintah yang menghargai capaian luar biasa mereka,” kata Efriza, Jumat (10/1/2026).

Baca juga : Prabowo Tekankan Bonus Atlet SEA Games 2025 untuk Masa Depan

Efriza secara khusus menyoroti prestasi Rizki Juniansyah, lifter TNI yang meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada SEA Games 2025. Ia menilai capaian tersebut layak mendapat apresiasi istimewa dari negara.

“Prestasi Rizki Juniansyah yang meraih emas dan memecahkan rekor dunia adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras atlet yang membawa kehormatan bagi Indonesia,” ujarnya.

Apresiasi Simbolik dan Motivasi

Baca juga : Pesan Erick Thohir ke Atlet: Gunakan Bonus SEA Games dengan Bijak

Efriza menjelaskan, kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan kepada Rizki Juniansyah merupakan bentuk apresiasi simbolik sekaligus motivasi, meski berada di luar kelaziman sistem kenaikan pangkat dalam dunia militer.

“Kenaikan pangkat ini didasari karena Rizki telah mengangkat kehormatan Indonesia di tingkat dunia. Praktik ini merupakan pengecualian yang dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan dorongan moral bagi atlet lainnya,” jelas Efriza.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip di tubuh TNI yang menerapkan sistem reward and punishment bagi prajurit berprestasi.

Baca juga : Gagal Pertahankan Emas SEA Games, Pelatih Voli Putra Dipecat

“Saya mendukung penuh sikap Presiden Prabowo. Ini menjadi angin segar bagi masa depan atlet Indonesia dan menunjukkan kepedulian negara terhadap mereka yang berprestasi,” tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.